Saturday, October 31, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Sempat Tertutup Longsor, Jalur Nasional Kabanjahe–Aceh Tenggara Kembali Normal

Mistar.idSabtu, 31 Oktober 2026 pukul 20.43 WIB
sempat_tertutup_longsor_jalur_nasional_kabanjaheaceh_tenggara_kembali_normal_

Tanah longsor yang menutup ruas jalan penghubung Karo-Aceh Tenggara saat hujan melanda, Jumat (30/10/2026) malam.(foto: Humas Polres Karo/Mistar)

Karo, MISTAR.ID - Ruas jalan nasional yang menghubungkan Kabanjahe, Kabupaten Karo, dengan Aceh Tenggara sempat tertutup material tanah longsor akibat hujan berintensitas tinggi, Jumat (30/10/2026) malam.

Longsor terjadi di Desa Kinangkong, Kecamatan Laubaleng, Kabupaten Karo. Material tanah yang menimbun badan jalan menyebabkan arus lalu lintas dari kedua arah tidak dapat dilalui kendaraan.

Mengetahui kejadian tersebut, Kapolsek Laubaleng AKP A. Nainggolan bersama personel Polsek Laubaleng dan anggota Koramil 09/Laubaleng langsung turun ke lokasi. Petugas melakukan pengamanan sekaligus mengatur arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

Untuk mempercepat penanganan, sejumlah alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi serta pihak swasta dikerahkan untuk membersihkan material longsor.

Kapolsek Laubaleng, AKP A. Nainggolan, mengatakan proses pembersihan material longsor telah rampung, Sabtu (31/10/2026) pagi. Dengan demikian, jalur nasional Kabanjahe–Aceh Tenggara sudah kembali dapat dilalui kendaraan.

"Sabtu (31/10/2026) pagi, proses pembersihan selesai dan arus lalu lintas di jalur nasional Kabanjahe–Aceh Tenggara kembali normal," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan tersebut, terutama saat hujan deras.

Hal itu mengingat sejumlah titik di sepanjang jalur tersebut berpotensi mengalami longsor, sehingga pengendara diminta berhati-hati demi keselamatan selama perjalanan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN