Isi BBM Lebih Sat Set, Transaksi Makin Praktis

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi Pertamina)
Medan, MISTAR.ID - Bagi Wahyudi, yang terbiasa mengutamakan kepraktisan dalam aktivitas sehari-hari, segala sesuatu yang bisa dilakukan dengan cepat tentu menjadi pilihan. Salah satunya saat membeli bahan bakar minyak (BBM), terutama ketika uang tunai yang tersedia tidak mencukupi.
Yudi, sapaan akrabnya, tak lagi khawatir kehabisan BBM. Sebagai pengguna MyPertamina, ia merasakan kemudahan dalam bertransaksi saat membeli BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Lebih sat set, tinggal scan, sudah deh. Saya tidak perlu menyediakan uang pecahan, dan petugas juga tidak perlu memikirkan kembalian," ucapnya kepada Mistar, Kamis (29/10/2026).
Selain itu, ada kemudahan lain yang dirasakannya sejak menggunakan MyPertamina pada 2021 lalu. Warga Medan ini mengaku lebih mudah mengatur pemakaian BBM pada kendaraannya, misalnya untuk mengetahui penggunaan BBM dalam satu minggu.
"Kalau dulu, saya tidak tahu penggunaan BBM dalam seminggu. Setelah menggunakan MyPertamina, data penggunaan BBM saya tercatat sehingga memudahkan saya mengatur pemakaian BBM. Saya juga bisa mengetahui kapan harus mengisi BBM kembali," ujarnya.
Sejauh ini, ia mengaku tidak mengalami kendala dalam menggunakan MyPertamina, terlebih saat penerapan Program Subsidi Tepat yang mengharuskan penggunaan aplikasi MyPertamina.
"Meskipun masih ada juga yang membeli BBM subsidi tanpa menggunakan barcode. Namun, kalau diperketat, saya yakin penyaluran subsidi akan lebih tepat sasaran melalui MyPertamina," ucapnya.
Yudi berharap ke depan MyPertamina terus dikembangkan dan bisa menjadi one stop solution untuk transaksi BBM sekaligus meningkatkan literasi masyarakat tentang minyak dan gas (migas).
"Fitur pembayaran juga bisa semakin dimudahkan, serta lebih banyak promo di MyPertamina agar pembelian BBM lebih efisien," tuturnya.
Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagut Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan penggunaan MyPertamina di Sumatera Utara menunjukkan tren peningkatan.
Hal ini terlihat dari meningkatnya pemanfaatan layanan, baik untuk mendukung pendaftaran Program Subsidi Tepat maupun transaksi sehari-hari, termasuk dalam memanfaatkan berbagai program dan promo menarik yang tersedia di aplikasi MyPertamina.
"Kami terus mendorong pemanfaatan layanan digital ini agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan dan informasi dari Pertamina. Secara umum, pemanfaatan layanan MyPertamina dan pendaftaran Program Subsidi Tepat menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun," sebutnya, Sabtu (31/10/2026).
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital melalui Program Subsidi Tepat mendukung upaya penyaluran BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran. Melalui proses pendaftaran dan pencocokan data kendaraan sesuai ketentuan, penyaluran BBM dapat dipantau dengan lebih baik sehingga membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Di Sumatera Utara, Pertamina Patra Niaga terus berupaya memastikan BBM bersubsidi tersedia bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk di sejumlah SPBU yang berada di daerah terpencil atau memiliki keterbatasan jaringan komunikasi.
"Salah satu upayanya adalah dengan memanfaatkan teknologi konektivitas internet berbasis satelit di lokasi tertentu untuk membantu menjaga ketersediaan akses jaringan. Dengan dukungan tersebut, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat tetap berjalan dengan baik, termasuk dalam mendukung penggunaan layanan digital Pertamina," ungkapnya.
Pertamina juga terus berupaya memberikan informasi dan panduan kepada masyarakat agar penggunaan MyPertamina dapat berjalan dengan lebih mudah.
"Kami memahami bahwa tidak semua masyarakat memiliki ponsel pintar (smartphone) atau terbiasa menggunakan layanan digital. Oleh karena itu, masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat memperoleh pendampingan dalam proses pendaftaran dengan tetap memastikan data kendaraan dan dokumen yang digunakan benar," katanya.
Apabila masyarakat mengalami kendala, Pertamina mengimbau untuk menghubungi Pertamina Contact Center 135 agar memperoleh informasi dan bantuan sesuai permasalahan yang dihadapi. Layanan tersebut juga dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina.
Digitalisasi Membuat Pendistribusian BBM Bersubsidi Lebih Akuntabel
Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, menuturkan digitalisasi akan membuat pendistribusian BBM bersubsidi lebih akuntabel. Dengan digitalisasi konsumen BBM atau energi bersubsidi, penyalurannya dapat lebih terdata sehingga menjadi lebih tepat sasaran dan tindakan penyelewengan bisa diminimalisir.
"Dengan digitalisasi lewat aplikasi MyPertamina, oknum konsumen nakal akan dipersulit melakukan tindakannya karena teknis distribusinya harus dilakukan lewat aplikasi yang terintegrasi. Pola konsumsinya terdata, konsumsi hariannya dengan mudah dihitung, dan algoritma yang ada di MyPertamina bisa melakukan analisis terkait kemungkinan tindakan penyelewengan BBM bersubsidi," jelas Gunawan.
Praktisi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) ini menjelaskan MyPertamina akan menyajikan data yang lebih representatif sehingga memudahkan proses pengambilan kebijakan ke depan. Namun, tantangannya muncul pada masyarakat yang tidak memiliki aplikasi MyPertamina, yang akar masalah utamanya adalah tidak memiliki ponsel pintar.
"Namun, solusinya juga bisa dilakukan dengan memberikan barcode. Barcode bisa menjembatani literasi dan inklusi digital masyarakat yang rendah. Tidak semua masyarakat kita mampu memiliki fasilitas digital yang terstandar. Masih ada kesenjangan dalam kemampuan menggunakan smartphone, terlebih perbedaan yang sangat mencolok di lintas generasi," tuturnya.
Gunawan berharap ke depan keandalan aplikasi dalam distribusi BBM bersubsidi bisa ditingkatkan. Algoritma dalam aplikasi tentunya bisa membaca habit atau pola pembelian yang terindikasi adanya tindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
"Salah satunya bisa meningkatkan keandalan aplikasi serta meng-upgrade kemampuan sumber daya manusia di SPBU," katanya. (anita/hm24)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER











































