Thursday, November 5, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Cabai di Toba Stabil Dua Pekan, Pemkab Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Mistar.idKamis, 5 November 2026 pukul 19.38 WIB
harga_cabai_di_toba_stabil_dua_pekan_pemkab_gencarkan_gerakan_pangan_murah

Pedagang cabai di pasar tradisional Toba. (Foto: Nimrot/Mistar)

Toba, MISTAR.ID (5/11/2026) – Masyarakat di Kabupaten Toba bersyukur harga cabai di pasar tradisional, khususnya cabai merah keriting, bertahan di angka Rp65.000 per kilogram selama dua pekan terakhir. Kondisi ini diduga berkaitan dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba secara berkala.

Salah seorang warga Porsea, Vero, mengatakan bahwa menjelang akhir tahun ini harga seluruh jenis cabai terbilang masih dalam batas normal dan tidak mengalami kenaikan terlalu signifikan. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pada November harga cabai biasanya terus mengalami peningkatan, bahkan bisa mencapai Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram.

"Saya menduga stabilnya harga cabai di pasar tradisional ada kaitannya dengan pelaksanaan GPM secara berkala oleh Pemkab Toba di beberapa kecamatan, sehingga menjadi penyeimbang harga pasar," ujar Vero, Kamis (5/11/2026).

Berdasarkan pantauan wartawan Mistar di pasar tradisional Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, harga cabai merah keriting tercatat Rp65.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp70.000 per kilogram, cabai rawit hijau Rp65.000 per kilogram, dan cabai hijau keriting Rp50.000 per kilogram.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Toba, Dora Sibarani, pelaksanaan GPM memang bertujuan untuk menstabilkan harga di pasar tradisional sehingga dapat menekan inflasi menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.

"Apabila harga bahan pokok di pasar tradisional mengalami penurunan dan setidaknya stabil serta dapat dijangkau masyarakat, khususnya harga cabai, berarti tujuan GPM untuk menekan inflasi di Toba berhasil. Memang, pelaksanaan GPM sesuai jadwal hingga Desember secara berkala," ucap Dora.

Sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Toba, Samuel Lumbanraja, berharap pelaksanaan GPM hingga akhir 2026 dapat menstabilkan perekonomian masyarakat melalui kestabilan harga pangan di pasar tradisional yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Toba.

Menurut Samuel, jadwal GPM yang telah terlaksana dan akan dilaksanakan di beberapa kecamatan di Kabupaten Toba adalah sebagai berikut:

Kecamatan Laguboti, Senin (2/10/2026).

Kecamatan Balige, Selasa (27/10/2026).

Kecamatan Habinsaran, Selasa (3/11/2026).

Kecamatan Lumbanjulu, Jumat (6/11/2026).

Kecamatan Bonatualunasi, Selasa (10/11/2026).

Kecamatan Uluan, Rabu (11/11/2026).

Kecamatan Siantar Narumonda, Jumat (13/11/2026).

Kecamatan Tampahan, Selasa (17/11/2026).

Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kamis (19/11/2026).

Kecamatan Sigumpar, Selasa (24/11/2026).

Kecamatan Ajibata, Kamis (26/11/2026).

(hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN