Friday, October 9, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Toba Siapkan Pasar Murah untuk Tekan Inflasi Akhir Tahun

Mistar.idJumat, 9 Oktober 2026 pukul 19.49 WIB
pemkab_toba_siapkan_pasar_murah_untuk_tekan_inflasi_akhir_tahun

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Toba, Sofian Sitorus. (Foto: Nimrot/MISTAR.ID)

news_banner

Toba, MISTAR.ID (9/10/2026) – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Toba berencana memanfaatkan anggaran Gerakan Pasar Murah (GPM) untuk mengendalikan inflasi dan menekan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang akhir 2026.

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Toba, Sofian Sitorus, mengatakan anggaran GPM dapat digunakan untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok yang terus terjadi di pasar tradisional maupun pasar modern.

“Sesungguhnya tinggal menunggu waktu dan penandatanganan DPA Perubahan. Setelah itu, kita segera melaksanakan GPM di Kabupaten Toba,” ujar Sofian, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, Dinas Koperindag berencana memprioritaskan komoditas seperti beras, telur, dan minyak goreng. Sementara itu, komoditas hasil pertanian, seperti cabai, bawang, dan tomat, lebih menjadi ranah Dinas Ketahanan Pangan.

“Namun, dalam pelaksanaan Gerakan Pasar Murah, Dinas Koperindag dan Dinas Ketahanan Pangan kemungkinan besar akan menggelarnya secara bersamaan agar inflasi benar-benar dapat ditekan. Sebelum pelaksanaan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan,” katanya.

Ia menambahkan, GPM merupakan salah satu program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Melalui surat edaran, pemerintah provinsi mengimbau setiap kabupaten/kota untuk melaksanakan kegiatan tersebut guna menekan inflasi di daerah masing-masing.

“Mau tidak mau, kita harus melaksanakannya karena lonjakan harga sudah mulai terjadi di pasar, terutama untuk cabai dan beras. Untuk itu, kedua dinas harus segera melaksanakan GPM secara bersamaan jika memungkinkan pada Oktober hingga November,” tuturnya. (



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN