Thursday, August 6, 2026
home_banner_first
SUMUT

Stunting Tebing Tinggi Turun Jadi 1,5 Persen, Pemko Perkuat Gerakan Pencegahan

Mistar.idKamis, 6 Agustus 2026 pukul 17.10 WIB
stunting_tebing_tinggi_turun_jadi_15_persen_pemko_perkuat_gerakan_pencegahan

Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian saat menyapa para pelajar TK. (foto: kominfo/mistar).

news_banner

Tebing Tinggi, MISTAR.ID - Angka stunting di Kota Tebing Tinggi mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data yang disampaikan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, prevalensi stunting turun dari 2,1 persen pada 2023 menjadi 1,5 persen pada 2025.

Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih mengatakan penurunan angka stunting tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga masyarakat.

"Dari 2,1 persen pada tahun 2023 menjadi 1,5 persen pada tahun 2025, ini angka yang sangat signifikan, alhamdulillah. Ini tidak lepas dari doa dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian, serta seluruh stakeholder," ujar Iman saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Kampanye dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 di Puskesmas Pembantu (Pustu) Persiakan, Jalan Pulau Sumbawa, Gang Madura, Kamis (6/8/2026).

Iman mengatakan, keberhasilan menekan angka stunting harus terus dijaga melalui penguatan gerakan pencegahan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, Germas memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan stunting, terutama melalui penerapan pola hidup sehat sejak dari lingkungan keluarga.

"Pencegahan stunting harus dimulai dari keluarga yang sehat, termasuk memastikan kondisi ibu sehat sebelum dan selama kehamilan, pemberian ASI eksklusif, pemenuhan gizi seimbang bagi balita, imunisasi lengkap, pemantauan pertumbuhan secara rutin, serta penyediaan sanitasi lingkungan yang baik," katanya.

Ia menegaskan, berbagai upaya tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan Germas dan menjadi langkah penting untuk mempertahankan tren penurunan stunting di Kota Tebing Tinggi.

Wali Kota juga meminta seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi dalam mendukung program pencegahan stunting, termasuk melibatkan kader Posyandu agar lebih aktif hadir di tengah masyarakat.

"Tolong hadir di tengah-tengah masyarakat, bersama kader Posyandu dilibatkan. Dengan memohon ridho dari Allah SWT, kegiatan ini saya buka secara resmi dan terbuka untuk umum," pungkasnya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN