Update Terbaru Medali Asian Games 2026: Indonesia Naik ke Posisi Berapa?

Update Terbaru Medali Asian Games 2026. (foto:tangkapan layar asiangames2026/wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (21/9/2026) — Perolehan medali Asian Games 2026 terus bergerak. Kontingen Indonesia kini mengoleksi 7 medali, terdiri atas 1 perak dan 6 perunggu, setelah Vallensia Fahira Hotmauli menambah perunggu dari cabang mixed martial arts (MMA), Senin (21/9/2026).
Tambahan tersebut membuat Indonesia tetap berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Asian Games 2026. Hingga pembaruan klasemen yang terlihat pada Senin (21/9/2026) siang, Merah Putih belum mengantongi medali emas.
Indonesia Koleksi 7 Medali
Medali perak Indonesia sejauh ini dipersembahkan Sumaya dari nomor tunggal putri teqball. Sementara enam perunggu datang dari empat cabang olahraga.
Berikut peraih medali Indonesia:
- Sumaya – teqball tunggal putri, perak.
- Seraf Naro Siregar – wushu changquan putra, perunggu.
- Yoga Ardika Putra – teqball tunggal putra, perunggu.
- Tim soft tennis putra – perunggu.
- Leica Al Humaira Lubis – karate kumite +68 kg putri, perunggu.
- Eugenia Diva Widodo – wushu changquan putri, perunggu.
- Vallensia Fahira Hotmauli – MMA modern -54 kg putri, perunggu.
Vallensia Tambah Perunggu dari MMA
Medali ketujuh Indonesia datang dari Vallensia Fahira Hotmauli.
Tampil di nomor women's modern MMA -54 kg, Vallensia melaju hingga semifinal sebelum kalah 0-3 dari wakil Thailand, Kanjutha Phattaraboonsorn.
Hasil tersebut tetap mengantarkannya ke podium. Dalam format nomor tersebut, dua atlet yang kalah di semifinal sama-sama memperoleh medali perunggu.
Medali ini sekaligus menjadi salah satu sorotan menarik karena MMA baru menjalani debut di Asian Games 2026.
Perunggu Eugenia Nyaris Emas
Sebelum Vallensia, Indonesia juga mendapat tambahan medali dari Eugenia Diva Widodo di nomor changquan putri.
Eugenia meraih perunggu dengan skor 9,706, hanya terpaut 0,007 poin dari peraih emas, Hong Kong. Medali perak menjadi milik atlet Makau dengan skor 9,710.
Selisih yang sangat tipis tersebut menunjukkan ketatnya persaingan nomor changquan. Bagi Eugenia, medali ini juga menjadi peningkatan dibanding penampilannya di Asian Games Hangzhou 2023 ketika ia finis di posisi keenam.
Indonesia Masih Peringkat ke-12
Meski sudah mengoleksi tujuh medali, posisi Indonesia belum berubah dari peringkat ke-12.
Kondisi ini terjadi karena klasemen Asian Games ditentukan terlebih dahulu berdasarkan jumlah medali emas, kemudian perak dan perunggu jika jumlah emas sama.
China masih memimpin klasemen sementara, sedangkan Jepang, Korea Selatan, Kazakhstan, dan Thailand berada di posisi berikutnya.
Bagi Indonesia, belum adanya emas menjadi faktor utama yang membuat posisi Merah Putih masih berada di luar 10 besar.
Teqball Jadi Sorotan Awal Indonesia
Salah satu cerita menarik dari perolehan medali Asian Games 2026 adalah kontribusi teqball.
Cabang yang baru dipertandingkan di Asian Games Aichi-Nagoya ini sudah menyumbangkan dua medali untuk Indonesia, yakni perak dari Sumaya dan perunggu dari Yoga Ardika Putra.
Teqball menjadi salah satu cabang baru yang langsung memberi peluang podium bagi sejumlah negara Asia. Thailand bahkan mengamankan tiga emas dari cabang ini pada 20 September.
Perburuan Emas Indonesia Masih Panjang
Posisi ke-12 saat ini belum mencerminkan hasil akhir Indonesia di Asian Games 2026. Kompetisi masih berlangsung hingga 4 Oktober 2026, sehingga klasemen dapat berubah seiring bertambahnya nomor final dan medali.
Dengan 7 medali tanpa emas, perhatian berikutnya tertuju pada peluang Indonesia membuka keran juara pertama di Aichi-Nagoya.
Update per 21 September 2026 sekitar pukul 13.03 WIB: Indonesia berada di peringkat ke-12 dengan 1 perak dan 6 perunggu, total 7 medali.
(reuters/chinadailyasia/oca/*/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER








































