Vallensia Fahira Hotmauli Raih Perunggu Asian Games 2026, Ini Perjalanannya

Vallensia Fahira Hotmauli saat berlaga di Asian Games 2026. (foto:antara/fb@pecintabulutanglis/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (21/9/2026) — Vallensia Fahira Hotmauli menorehkan sejarah di Asian Games 2026. Tampil di nomor women's modern MMA -54 kg, atlet Indonesia itu berhasil membawa pulang medali perunggu setelah menembus semifinal di Nagoya, Jepang.
Langkah Vallensia Fahira Hotmauli memang terhenti di semifinal. Namun, kekalahan tersebut justru memastikan satu hal penting: medali Asian Games pertama dalam perjalanan MMA Indonesia sudah berada di tangan petarung putri asal Indonesia tersebut.
Vallensia kalah dari wakil Thailand, Kanjutha Phattaraboonsorn, dengan skor 0-3 di Inae Sports Center, Nagoya, Senin (21/9/2026). Hasil itu membuat Vallensia finis di posisi ketiga sekaligus menyumbangkan perunggu keenam Indonesia di Asian Games 2026.
Vallensia Fahira Hotmauli, Bukan Petarung Kemarin Sore
Medali perunggu Asian Games 2026 bukanlah prestasi yang muncul secara tiba-tiba.
Vallensia sudah memiliki pengalaman di level internasional. Salah satu pencapaian pentingnya datang dari SEA Games 2025, ketika ia meraih medali perak pada nomor women's modern MMA -54 kg.
Sebelum Asian Games 2026, Vallensia juga tampil di 3rd AMMA Championships 2026 di Luzhou, China. Ia meraih perunggu pada nomor Modern MMA 54 kg putri, sementara Indonesia membawa pulang satu emas dan tiga perunggu dari kejuaraan tersebut.
Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Vallensia sudah terbiasa menghadapi persaingan di level Asia sebelum turun di Nagoya.
Jalan Vallensia Menuju Medali Asian Games 2026
Perjalanan Vallensia di Asian Games 2026 berlangsung dalam dua pertandingan penting.
Perempat Final: Singkirkan Adelina Murzagalieva
Vallensia mengawali kiprahnya pada Minggu (20/9/2026) di babak perempat final.
Ia menghadapi Adelina Murzagalieva dari Kirgizstan dan berhasil meraih kemenangan untuk memastikan tiket semifinal. Kemenangan tersebut sekaligus mengamankan posisi Vallensia di jajaran peraih medali.
Semifinal: Kalah dari Wakil Thailand
Di semifinal, tantangan Vallensia semakin berat.
Ia berhadapan dengan Kanjutha Phattaraboonsorn, petarung Thailand yang sebelumnya sudah ia kenal dari SEA Games.
Vallensia akhirnya kalah dengan skor 0-3. Meski gagal melaju ke final, hasil tersebut membuatnya berhak atas medali perunggu.
Pertemuan dengan Kanjutha juga memiliki cerita tersendiri. Sebelum Asian Games, Vallensia pernah menyebut Thailand sebagai salah satu lawan terberat karena kekuatan fisiknya. Ia bahkan berharap bisa mendapatkan kesempatan membalas kekalahan dari SEA Games 2025.
Vallensia Sudah Membaca Calon Lawan Sebelum Bertanding
Salah satu sisi menarik dari persiapan Vallensia adalah pendekatannya terhadap calon lawan.
Menjelang Asian Games, ia mengungkapkan bahwa persiapan tidak hanya dilakukan melalui latihan fisik dan teknik. Vallensia bersama tim juga melakukan analisis video terhadap lawan, termasuk mempelajari gaya bertanding dan pertemuan sebelumnya.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari persiapannya menghadapi lawan-lawan dari negara seperti Thailand, Kazakhstan, dan Singapura.
Artinya, perjalanan Vallensia menuju podium tidak sekadar mengandalkan kekuatan fisik. Persiapan strategi dan kemampuan membaca pertandingan juga menjadi bagian penting.
Fakta Menarik: MMA Baru Debut di Asian Games
Ada konteks yang membuat medali Vallensia semakin menarik.
MMA baru pertama kali dipertandingkan di Asian Games pada Aichi-Nagoya 2026. Dengan demikian, Vallensia menjadi bagian dari generasi pertama atlet MMA yang mencatatkan prestasi di pesta olahraga terbesar Asia tersebut.
MMA di Asian Games juga menggunakan format dengan sejumlah modifikasi aturan untuk mengutamakan keselamatan atlet. Reuters melaporkan pertandingan digelar tanpa cage, petarung menggunakan seragam tradisional dan perlengkapan pelindung, sementara sejumlah teknik seperti serangan siku dilarang.
Format tersebut membuat MMA Asian Games berbeda dari gambaran pertandingan MMA profesional yang selama ini banyak dikenal publik.
Dari Perak SEA Games ke Perunggu Asian Games
Perjalanan Vallensia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang menarik.
Ia meraih perak SEA Games 2025, kemudian mengamankan perunggu di 3rd AMMA Championships 2026 sebelum akhirnya kembali naik podium di Asian Games 2026.
Kini, nama Vallensia Fahira Hotmauli tercatat dalam sejarah sebagai salah satu atlet Indonesia yang membawa MMA ke panggung Asian Games.
Perunggu di Nagoya mungkin bukan medali yang dibidiknya sejak awal, tetapi podium tersebut menjadi penanda penting: Vallensia dan MMA Indonesia telah membuka lembaran baru di Asian Games.
(antara/reuters/ammaranking/detik/*/hm27)







































