Fortuna Sittard Makin Menarik, 2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Andalan di Eredivisie

Justin Hubner dan Ole Romeny mengapit logo Fortuna Sittard. (foto:transfermarkt/wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (21/9/2026) — Fortuna Sittard sedang menjadi sorotan dari Indonesia. Bukan hanya karena kiprah klub berjuluk Fortunezen tersebut di Eredivisie, tetapi juga karena dua pemain Timnas Indonesia, Justin Hubner dan Ole Romeny, kini menjadi bagian penting skuad asuhan Danny Buijs.
Terbaru, Fortuna Sittard membawa pulang kemenangan 1-0 dari markas Willem II pada Sabtu (19/9/2026). Gol tunggal Philip Brittijn pada menit-menit akhir memastikan tiga poin sekaligus menjadi kemenangan tandang ketiga Fortunezen musim ini.
Hasil itu membuat Fortuna Sittard menempati peringkat keenam klasemen Eredivisie dengan 13 poin dari tujuh pertandingan, hasil empat kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.
Justin Hubner dan Ole Romeny, Dua Wajah Indonesia di Fortuna Sittard
Fortuna Sittard kini memiliki dua pemain Indonesia dengan karakter berbeda.
Justin Hubner menjadi salah satu pilihan utama di jantung pertahanan. Bek tengah berkaki kiri itu bergabung dengan Fortuna pada Juli 2025 setelah meninggalkan Wolverhampton Wanderers. Ia menandatangani kontrak tiga tahun dengan opsi perpanjangan satu musim.
Hubner sebelumnya mengembangkan karier di akademi Willem II sebelum hijrah ke Inggris. Ia kemudian mendapat pengalaman di Jepang bersama Cerezo Osaka.
Pada musim 2026/27, perannya di Fortuna cukup konsisten. Data terkini menunjukkan Hubner sudah tujuh kali menjadi starter dan bermain penuh 630 menit di Eredivisie.
Kehadiran Hubner memberikan opsi penting dalam build-up karena ia merupakan bek kiri yang mampu bermain sebagai centre-back maupun di sisi kiri pertahanan.
Di lini depan ada Ole Romeny, penyerang yang datang ke Fortuna pada Juli 2026 dengan status pinjaman dari Oxford United.
Romeny bukan wajah baru bagi sepak bola Belanda. Sebelum memperkuat Oxford United, ia pernah bermain untuk NEC Nijmegen, Willem II, FC Emmen dan FC Utrecht.
Menariknya, Romeny langsung menunjukkan pengaruhnya pada awal musim. Ia mencetak gol ketika Fortuna menahan juara bertahan PSV Eindhoven 2-2 di Philips Stadion pada pekan pembuka Eredivisie.
Dalam laga terbaru melawan Willem II, Romeny kembali dipercaya sebagai starter sebelum digantikan Lequincio Zeefuik pada menit ke-59.
Fortuna Sittard Menang 1-0 atas Willem II
Kemenangan atas Willem II menjadi hasil terbaru Fortuna Sittard.
Fortuna tampil dengan kombinasi Anthony Descotte, Mohamed Ihattaren dan Ole Romeny di lini serang. Sementara Hubner kembali mengisi posisi di lini belakang.
Pertandingan berlangsung ketat. Willem II sempat memperoleh peluang emas, tetapi kiper Fortuna, Mattijs Branderhorst, mampu menggagalkan situasi satu lawan satu.
Fortuna akhirnya memecah kebuntuan sekitar 10 menit sebelum waktu normal berakhir.
Berawal dari umpan silang Ihattaren, sundulan Zeefuik masih bisa ditepis kiper Willem II. Bola muntah kemudian disambar Philip Brittijn untuk mengubah skor menjadi 0-1.
Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga peluit akhir.
Hasil tersebut memperpanjang start positif Fortunezen dan membawa mereka ke posisi keenam klasemen sementara Eredivisie.
Sempat Dibantai Ajax, Fortuna Bangkit
Perjalanan Fortuna musim ini tidak sepenuhnya mulus.
Pada 12 September 2026, Fortuna menelan kekalahan telak 1-5 dari Ajax di kandang sendiri. Hasil tersebut menjadi noda besar dalam start mereka, tetapi Fortunezen langsung merespons dengan kemenangan atas Willem II sepekan kemudian.
Sebelumnya, Fortuna juga mencatat hasil mengejutkan dengan menahan PSV 2-2 di Eindhoven. Romeny mencetak gol pembuka dalam hasil imbang 2-2 melawan PSV di Eindhoven. Setelah PSV berbalik unggul 2-1, Edouard Michut mencetak gol penyama pada masa injury time.
Rangkaian hasil itu memperlihatkan karakter Fortuna musim ini: mampu memberi perlawanan kepada tim besar, tetapi masih menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi.
Apa Itu Fortuna Sittard?
Fortuna Sittard merupakan klub profesional asal Sittard, Belanda, yang berkompetisi di Eredivisie.
Klub ini berdiri pada 1 Juli 1968 setelah merger Fortuna '54 dan Sittardia. Markas mereka adalah Fortuna Sittard Stadion.
Dalam sejarahnya, Fortunezen pernah menjuarai KNVB Cup dua kali, yakni pada musim 1956/57 dan 1963/64. Prestasi tertinggi mereka di Eredivisie adalah finis di posisi ketujuh.
Fortuna juga dua kali menjuarai Eerste Divisie, pada 1994/95 dan 2017/18.
Gelar terakhir tersebut menjadi sangat penting karena mengantarkan Fortuna kembali ke Eredivisie setelah lama berkutat di kasta kedua.
Siapa Pemilik Fortuna Sittard?
Fortuna Sittard memiliki struktur kepemilikan berbasis beberapa pemegang saham.
Dalam struktur yang tercantum dalam laporan klub, AGD Sports Management memegang 65 persen saham, Principion Holding 20 persen, Stichting Fortuna Sittard 10 persen, dan Stichting Administratiekantoor Fortuna Sittard (STAK) 5 persen.
Menariknya, STAK memegang golden share yang memberikan hak khusus terkait identitas klub, termasuk perubahan logo, nama, dan kota tempat klub bermarkas.
Struktur tersebut juga memungkinkan keterwakilan suporter dalam tata kelola klub.
Mengapa Fortuna Sittard Menarik bagi Indonesia?
Fortuna Sittard kini punya alasan kuat untuk diperhatikan penggemar sepak bola Indonesia.
Di lini belakang, ada Hubner yang mendapatkan menit bermain reguler. Di lini depan, Romeny menjadi salah satu opsi serangan yang sudah membuktikan dirinya dengan gol ke gawang PSV.
Keduanya juga memiliki pengalaman berbeda di luar Belanda. Hubner pernah bermain di Inggris dan Jepang, sedangkan Romeny memiliki pengalaman bersama Oxford United di Inggris.
Bagi Timnas Indonesia, perkembangan keduanya di Eredivisie menjadi menarik karena posisi mereka juga berbeda secara taktikal.
Hubner beroperasi di sektor defensif dan build-up, sementara Romeny memberikan opsi mobilitas serta daya gedor di lini depan.
Dengan Fortuna Sittard yang kini berada di papan atas sementara Eredivisie, perhatian publik Indonesia terhadap Fortunezen kemungkinan akan semakin besar.
Terlebih, musim 2026/27 baru memasuki fase awal dan perjalanan panjang masih terbentang bagi dua pemain Garuda tersebut.
(fortunasittard/vriendenloterijeredivisie/vi/*/hm27)








































