Tuesday, August 11, 2026
home_banner_first
SUMUT

‘Lintasan Liar’ Tabrakan Kereta Api dengan Truk di Perbaungan Ditutup

Mistar.idSelasa, 11 Agustus 2026 pukul 18.08 WIB
lintasan_liar_tabrakan_kereta_api_dengan_truk_di_perbaungan_ditutup_

Teks foto: Pekerja sedang menutup lintasan kereta api liar di Lingkungan Pasiran tempat dump truk tanah tertabrak KA Putri Deli (Foto: sembiring/ mistar)

news_banner

Serdang Bedagai, MISTAR.ID (11/8/2026) - ‘Lintasan liar’ jalur kereta api di Lingkungan Pasiran Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ditutup pihak PT KAI.

Penutupan dilakukan dengan menggunakan beton berdiri secara berbaris sehingga tidak bisa lagi dilalui kenderaan.

Keterangan salah satu pekerja, penutupan dilakukan agar kejadian kenderaan tertabrak kereta api tidak terulang kembali.

"Biar jangan ada lagi kenderaan yang melintas di perlintasan liar ini, pak," kata salah satu pekerja yang memakai helem proyek dan rompi oranye. Pekerja tersebut menolak menyebut nama saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).

Sejumlah warga sekitar yang melihat penutupan jalur lintasan kereta api liar tersebut sangat mendukung PT KAI.

"Ini baru betul. Tidak ada lagi kenderaan yang dapat melintas. Karena di tempat ini sudah banyak kali korban tertabrak kereta api saat melintas," ujar Herman, warga setempat.

Sebelumnya, di perlintasan liar tersebut dipasangi besi menyerupai portal buka tutup oleh warga.

Karena setiap harinya pintu lintasan liar tersebut dilalui oleh puluhan truk pengangkut tanah dan pasir dari lokasi galian ilegal di sekitar Sungai Ular Perbaungan.

Diberitakan sebelumnya, Kereta Api (KA) Putri Deli Medan- Tanjung Balai bertabrakan dengan dump truk pengangkut tanah di perlintasan liar tersebut pada Minggu (2/8/2026) lalu.

Akibat kejadian tersebut sopir.dump truk Busito warga Desa Sidoarjo Satu Pasar Miring Kecamatan Pagar Marbau Kabupaten Deli Serdang meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSU Melati Perbaungan. Sementara lokomotif kereta api mengalami kerusakan berat sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan dan ditarik menggunakan lokomotif lainnya menuju Medan.(sembiring/hm02)


TAGS


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN