DPRD Sumut Komitmen Dukung dan Awasi Pembangunan BRT hingga Beroperasi

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumatera Utara, Yahdi Khoir Harahap saat menjadi narasumber pada program Podcast Mo Tau Aja Tugas Parlemen. (Foto: Ari/Mistar)
Medan, MISTAR.ID (11/8/2026) - Ketua Fraksi PAN DPRD Sumatera Utara (Sumut), Yahdi Khoir Harahap, menegaskan pentingnya kehadiran Bus Rapid Transit (BRT) sebagai alternatif untuk mencegah emisi dan menekan angka kemacetan di Kota Medan.
Ia mengungkapkan, di Indonesia ada dua daerah yang diberikan kesempatan untuk pembangunan BRT. Kedua daerah tersebut ialah Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, dan Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Untuk itu, ia menegaskan bahwa kesempatan ini harus dapat menjadi momentum pemerintah daerah dalam memanfaatkan pembangunan itu sebagai satu kemajuan lebih dari daerah lain.
“Kehadiran BRT ini saya rasa dapat menciptakan rasa nyaman, aman, dan baik bagi masyarakat. Supaya kita juga dapat mencapai Kota Medan ini dapat mencapai status sebagai kota metropolitan,” ujarnya saat menjadi narasumber di podcast MistarTV dalam program Mo Tau Aja, Selasa (11/8/2026).
Selain itu, ia juga berharap kalangan masyarakat dapat memiliki pemahaman untuk melaksanakan aktivitasnya dengan menggunakan BRT di luar dari kendaraan pribadi.
“Jadi ketika BRT ini hadir, kita berharap seluruh aktivitas masyarakat dapat menggunakan fasilitas tersebut dan dapat menekan kondisi kemacetan yang ada di Kota Medan,” tuturnya.
Di sisi lain, ia menekankan bahwa pemerintah harus dapat membuka diri dan berkolaborasi dengan pihak swasta untuk keberlangsungan pembangunan yang lebih baik ke depan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk melakukan pengawasan secara optimal dalam proses pembangunan hingga berjalannya operasional BRT yang nantinya menghubungkan daerah yang meliputi kawasan Kota Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang).
“Tentunya pembangunan BRT ini melewati proses manajemen, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan pengecekan ataupun evaluasi. Kami DPRD Sumut berkomitmen untuk mengawal dan mengawasi jalannya program ini,” katanya. (hm27)
























