Friday, November 6, 2026
home_banner_first
SUMUT

Akhirnya! Jembatan Gantung Salapian-Kutambaru Hampir Rampung, Warga Tak Lagi Seberangi Arus Deras

Mistar.idMinggu, 20 September 2026 pukul 16.30 WIB
akhirnya_jembatan_gantung_salapiankutambaru_hampir_rampung_warga_tak_lagi_seberangi_arus_deras_

Petani sawit sebelumnya harus menyeberangi sungai berarus deras, kini mobilitas lebih mudah setelah jembatan gantung dibangun. (Foto: Kodim 0203/Langkat/Mistar)

Langkat, MISTAR.ID (20/9/2026) — Pembangunan Jembatan Gantung Perintis yang menghubungkan Kecamatan Salapian dan Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, telah mencapai 99 persen dan segera rampung.

Jembatan ini disambut gembira warga yang selama ini harus menyeberangi sungai berarus deras untuk membawa hasil pertanian ke luar daerah.

Danramil 05/Salapian, Kapten Arh Iroma Harahap, menjelaskan jembatan tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan Dusun VIII Suka Damai, Desa Ujung Bandar, Kecamatan Salapian, dengan Desa Namo Teras, Kecamatan Kutambaru.

"Pembangunan jembatan ini sudah sangat dinantikan warga karena merupakan jalur penting untuk mendukung mobilitas, baik untuk membawa hasil pertanian maupun anak sekolah yang berangkat ke sekolah," ujarnya, Minggu (20/9/2026).

Pengerjaan melibatkan personel gabungan TNI, yakni Danramil 05/Salapian, empat personel Koramil, dan satu personel Babinsa Koramil 05/Salapian Kodim 0203/Langkat. Secara teknis, jembatan memiliki panjang bentang 30 meter dengan lebar 1,5 meter.

"Kini sudah masuk tahap akhir dengan pengelasan pelat lantai jembatan. Ini penting untuk memastikan kekuatan dan keamanan struktur sebelum digunakan warga," katanya.

Keberadaan jembatan akan memangkas waktu tempuh warga dari kedua kecamatan, memudahkan petani menjual hasil panen, serta memperlancar akses anak sekolah.

"Kita berharap hasil pertanian warga bisa mendapat keuntungan lebih dan mobilitas masyarakat dari pedesaan ke pusat perekonomian menjadi lebih lancar," ujarnya.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN