4.000 Warga Hadiri Pelantikan PPTSB Samosir, Budaya dan Pariwisata Jadi Sorotan

Acara Pelantikan Pengurus Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boruna (PPTSB) Cabang Samosir. (foto:pangihutan/mistar)
Samosir, MISTAR.ID (19/9/2026) - Pelantikan Pengurus Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boruna (PPTSB) Cabang Samosir 1, 2, dan 3 periode 2026–2030 dihadiri sekitar 4.000 warga dan perantau (diaspora) Toga Sinaga dari berbagai daerah. Kegiatan berlangsung di halaman Tugu Toga Sinaga, Desa Urat II, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir, Sabtu (19/9/2026).
Selain pelantikan pengurus, kegiatan tersebut dirangkai dengan pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta sosialisasi dan promosi kegiatan berbasis budaya daerah yang bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI.
Anggota DPR RI Komisi VII, Lamhot Sinaga, mengatakan kegiatan yang melibatkan masyarakat dan perantau Toga Sinaga tersebut merupakan bagian dari pelestarian budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Menurutnya, kegiatan budaya memiliki keterkaitan dengan pengembangan pariwisata karena dapat menarik kedatangan masyarakat dari berbagai daerah ke Samosir.
“Kegiatan budaya seperti ini merupakan bagian penting dari ekosistem pengembangan pariwisata. Kehadiran ribuan perantau memberikan efek domino bagi ekonomi lokal, mulai dari perputaran uang konsumsi hingga tingkat keterisian hotel dan penginapan di Samosir,” ujar Lamhot.
Ia mengatakan, dirinya sengaja menggandeng Kementerian Pariwisata agar kearifan lokal yang ada di Samosir dapat dilihat dan dikembangkan sebagai bagian dari potensi pariwisata.
Sementara itu, Penasihat PPTSB Wilayah Samosir, Mangihut Sinaga, mengatakan Samosir mendapat perhatian dari PPTSB Pusat, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia, pariwisata, dan pelestarian lingkungan.
Ia menyebut PPTSB telah melaksanakan program penghijauan di lahan seluas 60 hektare di Dusun III Batu Jagar, Kecamatan Palipi.
“Saat ini tingkat keberhasilannya telah mencapai 85 persen dan kami menargetkan meningkat hingga 90 persen pada evaluasi mendatang di bulan November,” kata Mangihut.
Ketua Umum PPTSB Se-Dunia, Edison Sinaga, mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kebudayaan lokal. Ia berharap sinergi antara Kementerian Pariwisata, DPR RI, dan PPTSB dapat terus dilanjutkan melalui berbagai program kemasyarakatan.
Menurutnya, keberadaan Tugu Toga Sinaga menjadi salah satu simbol pemersatu keturunan Toga Sinaga di berbagai daerah.
Wakil Ketua Umum I PPTSB Se-Dunia, Sairon Sinaga, mengatakan setelah pelantikan pengurus tingkat cabang, PPTSB dijadwalkan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pada 29–31 Oktober 2026.
Mubes tersebut akan menjadi agenda untuk memilih kepengurusan baru PPTSB di tingkat pusat periode berikutnya.
Bupati Samosir, Vandiko Gultom, menyampaikan selamat kepada pengurus PPTSB yang baru dilantik. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya atas pengabdian dan kemitraan yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Samosir.
Vandiko mengatakan Pemkab Samosir siap mendampingi dan menyelaraskan program kerja PPTSB selama satu periode kepengurusan.
Ia juga meminta para pejabat dan ASN Pemkab Samosir yang bermarga Sinaga untuk ikut dirangkul dan dilibatkan dalam kepengurusan organisasi tersebut.
“Seluruh birokrat di Kabupaten Samosir harus tetap marsaor (berbaur) di punguan (perkumpulan) marga. Kita tidak boleh besar kepala. Jabatan yang diemban saat ini bukan hanya hasil usaha sendiri, melainkan ada doa dari para leluhur,” katanya.
Vandiko mengingatkan para ASN bermarga Sinaga agar tetap memberikan kontribusi bagi kemajuan punguan marga Sinaga di Kabupaten Samosir.
Kegiatan yang dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata, Kejari Samosir, Kapolres Samosir, serta jajaran pengurus PPTSB dari berbagai daerah itu juga menjadi bagian dari upaya mempromosikan kegiatan budaya daerah sebagai daya tarik wisata.
Melalui kegiatan tersebut, kearifan lokal diharapkan dapat terus dikembangkan sekaligus memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Samosir. (hm27)







































