Sambut Long Weekend HUT RI, KAI Sisir Jalur Medan–Siantar dan Sediakan 43 Ribu Kursi

Teks foto: Dadan Rudiansyah, Direktur Operasi, Prasarana, dan Keselamatan Area 2 PT KAI, mulai memperketat pengawasan jalur rel di Sumatera Utara (foto:humas PT KAI Sumut/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (13/8/2026) - Mendekati libur panjang Hari Kemerdekaan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai memperketat pengawasan jalur rel di Sumatera Utara.
Dadan Rudiansyah, Direktur Operasi, Prasarana, dan Keselamatan Area 2 PT KAI, langsung turun ke lintasan Medan–Siantar, Rabu (12/8/2026), memastikan armada, jalur, dan sistem keselamatan benar-benar siap.
Inspeksi lapangan ini, kata Dadan, penting untuk menghadapi lonjakan penumpang saat long weekend nanti.
"Saya ingin melihat sendiri kondisi di lapangan, mulai dari operasional, pelayanan, fasilitas, sampai keamanan di jalur Medan–Siantar. Semua potensi gangguan harus kami deteksi secepat mungkin dan langsung ditangani," ungkap Dadan, Kamis (13/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Dadan bersama Vice President Divre I Sumatera Utara, Muh. Tri Setyawan, naik Kereta Api Inspeksi (KAIS) Wijaya Kusuma. Mereka mampir ke sejumlah stasiun penting, juga menyoroti titik-titik rawan seperti perlintasan sebidang yang sering jadi persoalan utama.
Satu lokasi yang jadi perhatian adalah Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) Km 33+800 di antara Dolok Merangir dan Siantar. Di titik ini, pengamanan jalur dan mitigasi risiko dicek ekstra ketat untuk memastikan semuanya berjalan sesuai prosedur.
Dari sisi kapasitas, Manager Humas Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan selama 14–18 Agustus nanti, KAI Divre I Sumut menyiapkan 43.858 kursi. Jumlah ini termasuk tambahan 3.392 kursi ekstra dari dua perjalanan KA Sribilah Fakultatif Medan–Rantauprapat, khusus selama 14–17 Agustus.
Anwar juga mengimbau masyarakat yang hendak mudik atau liburan agar pesan tiket lebih awal lewat aplikasi resmi KAI. "Kalau semua sudah siap, dari penumpang maupun dari kami, perjalanan libur panjang bakal jauh lebih nyaman dan aman," tutupnya. (Abdi/hm02)






















