Tuesday, September 29, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Infantino Setujui Prinsip Bagi Hasil Piala Dunia untuk Seluruh Asosiasi Anggota

Mistar.idSelasa, 29 September 2026 pukul 21.38 WIB
infantino_setujui_prinsip_bagi_hasil_piala_dunia_untuk_seluruh_asosiasi_anggota

Gianni Infantino. (Foto: Dok. FIFA)

news_banner

Zurich, MISTAR.ID – Presiden FIFA Gianni Infantino menyetujui prinsip pembagian pendapatan Piala Dunia kepada seluruh asosiasi anggota. Persetujuan itu disampaikan melalui surat resmi yang dikirim kepada enam konfederasi sepak bola pada pekan ini.

Langkah tersebut diambil setelah UEFA dan Concacaf mendesak FIFA agar lebih transparan dalam mengelola serta mendistribusikan keuntungan dari turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Meski menyetujui prinsip pembagian dana, Infantino belum menentukan nominal yang akan diterima masing-masing federasi nasional. Keputusan mengenai mekanisme dan besaran dana masih akan dibahas lebih lanjut.

Sebelumnya, UEFA dan Concacaf mengajukan proposal bersama agar setiap asosiasi anggota memperoleh sedikitnya USD 10 juta dari pendapatan Piala Dunia mendatang.

Dana tersebut direncanakan dibagikan dalam siklus anggaran 2027 hingga 2030. Namun, nominal yang diterima setiap wilayah nantinya dapat berbeda sesuai kebutuhan masing-masing konfederasi.

Desakan tersebut muncul setelah Infantino mendapat sorotan terkait rencana rahasia untuk menjual 20 persen saham Piala Dunia kepada investor swasta yang dipimpin Joshua Kushner.

Rencana komersialisasi itu menuai kritik karena dinilai dapat mencederai nilai olahraga sekaligus memicu tuntutan agar Infantino mundur dari jabatannya.

Dalam surat tanggapannya, Infantino kembali menegaskan komitmennya sejak pertama kali terpilih memimpin FIFA pada 2016. Menurutnya, keberhasilan finansial FIFA semestinya memberikan manfaat kepada seluruh asosiasi anggota.

“Ketika saya meminta kepercayaan dari Asosiasi Anggota pada tahun 2016, saya mengatakannya dengan jelas: ‘Uang FIFA adalah uang Anda - uang Asosiasi Anggota.’ Angka dan mekanisme yang diusulkan sekarang memang baru, tetapi prinsipnya tidak,” tulis Infantino dalam dokumen resmi tersebut, dilansir dari Kumparan.com.

Infantino menyambut baik ambisi untuk memperluas pembagian pendapatan tersebut. Namun, keputusan final terkait mekanisme revenue sharing baru akan ditetapkan dalam rapat Dewan FIFA pada 15 Oktober mendatang.

Ia juga telah meminta Sekretaris Jenderal FIFA menggabungkan seluruh masukan dari berbagai konfederasi untuk menghasilkan penilaian terpadu dan komprehensif mengenai rencana tersebut.

Sebelumnya, rencana penjualan saham kepada kelompok investor yang dipimpin Kushner diperkirakan dapat menghasilkan dana segar. Skema itu bahkan disebut berpotensi membuat setiap asosiasi anggota memperoleh hingga USD 20 juta.

Joshua Kushner merupakan adik Jared Kushner, menantu mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Hubungan Infantino dengan lingkaran politik Trump juga semakin terlihat menjelang Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Di tengah ketegangan yang berkembang di internal FIFA, Infantino kini berupaya meredakan konflik dengan Presiden UEFA Aleksander Ceferin dan Presiden Concacaf Victor Montagliani.

Infantino mengajak seluruh pihak mengesampingkan kepentingan masing-masing demi keberlangsungan sepak bola global.

“Mari kita dekati pekerjaan ini dalam semangat persatuan, saling menghormati, dan tanggung jawab bersama. Saya yakin bersama-sama kita dapat mencapai hasil yang berkelanjutan dan didukung secara layak untuk Asosiasi Anggota FIFA serta sepak bola di setiap belahan dunia,” ucapnya. (Kumparan)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN