Thursday, August 13, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Jembatan Garuda di Karang Anyer Simalungun Resmi Digunakan Masyarakat

Mistar.idKamis, 13 Agustus 2026 pukul 21.16 WIB
jembatan_garuda_di_karang_anyer_simalungun_resmi_digunakan_masyarakat

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih saat meresmikan Jembatan Garuda di Nagori Karang Anyer, Huta VI, Kecamatan Gunung Maligas. (Foto: Diskominfo/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID – Jembatan Garuda di Nagori Karang Anyer, Huta VI, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, resmi digunakan masyarakat, Kamis (13/8/2026).

Peresmian jembatan tersebut menjadi bagian dari peresmian serentak 2.500 titik Jembatan Garuda TNI-Polri dan 3.000 titik fasilitas air bersih TNI AD yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto secara daring dari Istana Negara.

Di Simalungun, peresmian dihadiri Bupati Anton Achmad Saragih bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Agustri Mukhtadi Rangkuti, Kasrem 022/Pantai Timur Letkol Inf Binsar Junianto Simanjuntak, pimpinan perangkat daerah, TNI-Polri, Forkopimca, dan masyarakat.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam laporannya menyebut pembangunan jembatan dan fasilitas air bersih terus dikebut di berbagai daerah.

Dalam peresmian kali ini, turut diluncurkan 1.000 titik yang terdiri dari 700 titik air bersih dan 300 titik air untuk persawahan. Sementara pembangunan 5.000 titik jembatan ditargetkan dapat diselesaikan tahun ini.

Presiden Prabowo dalam sambutannya mengapresiasi keterlibatan TNI dan Polri dalam pembangunan fasilitas yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

"TNI dan Polri adalah tentara dan polisi rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan memberi yang terbaik untuk rakyat," kata Prabowo.

Menurutnya, pengabdian TNI dan Polri harus bermuara pada kepentingan masyarakat dan negara.

Bupati Anton mengatakan keberadaan Jembatan Garuda di Karang Anyer memberikan manfaat langsung bagi warga, terutama dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi.

"Jembatan dan air bersih ini sangat membantu kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mampu meningkatkan taraf perekonomian warga," ujar Anton.

Ia juga mengapresiasi sinergi TNI dan Polri dalam pembangunan sarana dan prasarana di daerah.

"Kami juga merasa bangga atas sinergi yang terjalin antara TNI dan Polri dalam turut membangun sarana prasarana demi kesejahteraan rakyat," katanya.

Peresmian di lokasi kemudian ditandai dengan pemotongan pita. Dengan selesainya pembangunan tersebut, Jembatan Garuda Nagori Karang Anyer, Huta VI, kini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN