Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Jembatan Garuda di Tanah Jawa Diresmikan, Akses Warga Marubun Jaya Simalungun Kini Lancar

Mistar.idSelasa, 10 Maret 2026 11.19
journalist-avatar-top
IH
jembatan_garuda_di_tanah_jawa_diresmikan_akses_warga_marubun_jaya_simalungun_kini_lancar

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Dandim 0207 dan Kapolres sewaktu meresmikan Jembatan Garuda di Kecamatan Tanah Jawa. (foto: dok Diskominfo/mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Akses transportasi warga Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun kini semakin lancar setelah Jembatan Garuda di Simpang Sitapulak resmi digunakan.

Jembatan tersebut diresmikan Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, Senin (9/3/2026).

Peresmian ini merupakan bagian dari peluncuran program pembangunan 200 Jembatan Garuda yang diinisiasi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia melalui kegiatan terpusat dan daring.

Dalam sambutannya, Bupati Anton menyampaikan apresiasi kepada TNI Angkatan Darat atas kontribusinya membantu pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya di wilayah pedesaan.

Menurut Anton, keberadaan Jembatan Garuda tidak hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Simalungun, kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat beserta jajaran. Pembangunan jembatan ini merupakan bukti nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat," ujarnya.

Anton juga menilai pembangunan jembatan tersebut tidak terlepas dari semangat gotong royong antara personel Kodim 0207/Simalungun, perangkat desa, serta masyarakat Nagori Marubun Jaya.

Sementara itu, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana menjelaskan bahwa sebelumnya masyarakat harus melintasi jembatan kayu yang kondisinya sudah rusak dan tidak lagi memadai.

Dengan adanya jembatan baru yang lebih kokoh, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih aman dan efisien. "Program 200 titik Jembatan Garuda ini bertujuan membuka akses desa yang sebelumnya terbatas, sekaligus memudahkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari," katanya.

Ia menambahkan, jembatan tersebut diharapkan dapat menunjang berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan hingga pelayanan kesehatan.

Program ini, lanjutnya, juga menjadi bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Kasrem 022/Pantai Timur Letkol Inf B Simanjuntak, Kapolsek Tanah Jawa, jajaran Koramil Tanah Jawa, para Babinsa, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN