Robot Humanoid Tiongkok Unitree Trending, Sahamnya Melonjak 629 Persen

Ilustrasi, Robot Humanoid Tiongkok Unitree Trending yang Sahamnya Melonjak 629 Persen. (foto:unitree/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (20/8/2026) — Robot humanoid Tiongkok kembali menjadi sorotan setelah Unitree Robotics mencatat debut spektakuler di Bursa Shanghai. Saham perusahaan robotika asal Hangzhou itu sempat melonjak 629 persen, mencerminkan besarnya minat investor terhadap masa depan robot humanoid dan kecerdasan buatan fisik (physical AI).
Pada perdagangan perdana di STAR Market Shanghai, saham Unitree sempat menyentuh kenaikan 629 persen dari harga penawaran umum perdana (IPO) 150,8 yuan. Saham kemudian terkoreksi dan ditutup pada 845 yuan, masih sekitar 460 persen di atas harga IPO.
IPO tersebut menghimpun sekitar 6,1 miliar yuan atau sekitar US$904 juta. Lonjakan harga saham bahkan sempat mendorong valuasi Unitree ke puluhan miliar dolar AS.
Apa Itu Robot Humanoid Tiongkok?
Robot humanoid adalah robot yang dirancang dengan bentuk dan pola gerak menyerupai manusia, biasanya memiliki dua kaki, dua lengan, sensor penglihatan, komputer, baterai, serta sejumlah aktuator pada persendian.
Teknologi ini dikembangkan agar robot dapat berinteraksi dengan lingkungan yang sejak awal dirancang untuk manusia, seperti tangga, pintu, meja, rak, peralatan kerja hingga kendaraan.
Di Tiongkok, pengembangan humanoid berkembang pesat karena didukung kombinasi industri manufaktur, kecerdasan buatan, sensor, baterai, motor, serta kebijakan pemerintah yang mendorong sektor robotika.
Salah satu perusahaan yang paling menonjol adalah Unitree Robotics.
Unitree Robotics, Produsen di Balik Robot yang Viral
Unitree Robotics didirikan pada 2016 dan berbasis di Hangzhou, Zhejiang, Tiongkok. Perusahaan ini awalnya dikenal lewat robot berkaki empat sebelum mengembangkan lini robot humanoid.
Kini Unitree memiliki sejumlah robot humanoid, termasuk G1, R1, H1, dan H2.
G1 menjadi salah satu produknya yang paling dikenal. Berdasarkan situs resmi Unitree, robot ini memiliki tinggi sekitar 132 sentimeter, bobot sekitar 35 kilogram dengan baterai, serta dilengkapi 23 hingga 43 motor sendi tergantung versinya. Harganya tercantum mulai sekitar US$13.500.
Sementara itu, R1 merupakan humanoid yang lebih ringan dengan tinggi hingga sekitar 123 sentimeter dan bobot sekitar 29 kilogram. Harga model R1 Air tercantum mulai US$4.900.
Harga tersebut menunjukkan perubahan penting dalam industri robotika: humanoid mulai bergerak dari sekadar prototipe laboratorium menuju produk yang dapat dibeli untuk riset, pendidikan dan pengembangan teknologi.
Mengapa Robot Humanoid Tiongkok Trending?
Popularitas robot humanoid Tiongkok tidak muncul karena satu faktor. Ada sejumlah peristiwa yang terjadi bersamaan dan mendorong perhatian publik.
Yang paling besar adalah IPO Unitree yang mencatat lonjakan hingga 629 persen pada perdagangan perdananya.
Unitree juga dikenal melalui video robot yang mampu menari, berlari, melakukan gerakan akrobatik dan berbagai aksi yang sebelumnya identik dengan robot dalam film fiksi ilmiah.
Perusahaan bahkan mengembangkan robot berukuran jauh lebih besar. GD01, misalnya, merupakan robot yang dapat dikendalikan manusia dan mampu berpindah antara konfigurasi bipedal dan quadrupedal. Unitree menyebut robot tersebut memiliki bobot sekitar 500 kilogram dengan operator di dalamnya.
Eksposur melalui pertunjukan publik turut memperkuat popularitas Unitree. Pada Festival Musim Semi China 2025, sebanyak 16 robot humanoid H1 tampil dalam pertunjukan yang disutradarai Zhang Yimou.
Dari Robot yang Menari hingga "Physical AI"
PREVIOUS ARTICLE
Memori Digital Berbasis DNA Diklaim Hemat Energi hingga 100 Kali





















