UINSU Medan Miliki 38 Prodi Berakreditasi Unggul, Rektor Minta Civitas Tak Cepat Puas

Kegiatan kuliah umum UINSU Medan bersama anggota Dewan Eksekutif BAN-PT. (Foto: Humas UINSU/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan mencatat sebanyak 38 program studi (prodi) telah meraih predikat akreditasi Unggul. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan pada 2023.
Rektor UINSU Medan, Prof. Nurhayati, menyampaikan hal tersebut saat Kuliah Umum Strategis bersama Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) di Kampus I UINSU, Jalan IAIN Nomor 1 Medan, Kamis (6/8/2026).
Nurhayati mengatakan peningkatan jumlah prodi berakreditasi Unggul merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dengan pendampingan dari Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).
Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh sivitas akademika tidak cepat berpuas diri karena tantangan akreditasi ke depan akan semakin ketat dan terintegrasi dengan sistem digital.
Menurutnya, kuliah umum tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi sekaligus beradaptasi dengan regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Permendiktisaintek) Nomor 39 Tahun 2025 dan Nomor 10 Tahun 2026.
"Regulasi ini menuntut perguruan tinggi untuk selalu adaptif, responsif, serta bergerak cepat dalam membenahi tata kelola akademik," ujarnya.
Kuliah umum bertema "Harmonisasi Peraturan dan Pedoman Akademik UINSU untuk Penguatan Mutu Pasca Lahirnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 dan Nomor 10 Tahun 2026" itu menghadirkan anggota Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. H. Slamet Wahyudi, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Slamet menjelaskan arah kebijakan baru BAN-PT serta pedoman akademik setelah terbitnya regulasi Kemendiktisaintek.
Ia menguraikan secara rinci mengenai transisi instrumen akreditasi, pentingnya keakuratan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), serta strategi mengoptimalkan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
"Kami mengapresiasi perkembangan UINSU yang sangat pesat. Kami juga mendorong agar seluruh prodi yang belum berstatus unggul segera bersiap menghadapi reakreditasi secara sistematis," katanya.
PREVIOUS ARTICLE
Status Akreditasi UDA Tidak Memenuhi Syarat, Berikut Penjelasan LLDikti Wilayah I Sumut




















