Tuesday, November 3, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Pemerintah Prioritaskan Sekolah Rakyat di Wilayah 3T

Mistar.idSelasa, 3 November 2026 pukul 14.42 WIB
pemerintah_prioritaskan_sekolah_rakyat_di_wilayah_3t

Sekolah Rakyat. (Foto: Indozone)

Jakarta, MISTAR.ID – Pemerintah terus memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu melalui pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah, terutama wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menerima audiensi Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Senin (2/11/2026).

"Untuk Pak Gubernur, kita harus bantu, yang bisa sesuai tugas kami, ini program strategis Bapak Presiden, daerah 3T itu kita prioritaskan," kata Gus Ipul, dilansir dari CNN Indonesia.

Pemerintah menargetkan pembangunan sedikitnya satu gedung Sekolah Rakyat permanen di setiap kabupaten/kota. Setiap sekolah dirancang untuk menampung sekitar 2.000 siswa, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Gus Ipul menjelaskan, sekolah yang dibangun pemerintah provinsi dapat menerima siswa dari berbagai kabupaten/kota. Sementara sekolah yang menjadi milik pemerintah kabupaten hanya diperuntukkan bagi masyarakat di daerah tersebut.

"Kalau (milik) provinsi yang sekolah di situ, dari berbagai kabupaten/kota bisa diambil. Tapi kalau yang milik kabupaten, hanya untuk warga kabupaten setempat," tuturnya.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyampaikan terima kasih kepada Kemensos atas pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang kini telah beroperasi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Meki juga mengajukan dua lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Nabire. Kedua lahan tersebut disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire.

Menurut Meki, kehadiran Sekolah Rakyat di Nabire menjadi salah satu upaya penting untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

"Jadi di Nabire itu dua (titik) Pak Bupati Nabire siapkan 10 hektare, sementara provinsi siapkan 9 hektare," kata Meki.

Merespons usulan tersebut, Gus Ipul mendukung rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Nabire. Ia meminta pemerintah daerah segera mengajukan lokasi sekaligus melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.

"Kirim surat, diajukan, syaratnya dipenuhi. Nanti yang pertama itu tingkat kemiringannya harus clear, yang kedua dukungan air bersihnya siap, listriknya siap, jalan ke arah situ siap. Pokoknya syarat-syaratnya ada nanti dari Kementerian PU. Kita kawal, kita dampingi ini," tutur Gus Ipul. (cnn)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN