Sunday, August 23, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Fulham vs Chelsea: Duel Arbeloa dan Alonso di Derby London Barat

Mistar.idSenin, 24 Agustus 2026 pukul 05.30 WIB
fulham_vs_chelsea_duel_arbeloa_dan_alonso_di_derby_london_barat

Ilustrasi, Fulham vs Chelsea, Derby London Barat ini digelar di Craven Cottage, Senin (24/8/2026) pukul 20.00 waktu setempat atau Selasa (25/8/2026) pukul 02.00 WIB. (foto:wikipedia/realmadrid/chelsea/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (24/8/2026) — Fulham vs Chelsea menjadi salah satu laga menarik pada pekan pertama Premier League 2026/27. Derby London Barat ini digelar di Craven Cottage, Senin (24/8/2026) pukul 20.00 waktu setempat atau Selasa (25/8/2026) pukul 02.00 WIB.

Pertandingan tersebut menjadi panggung perdana bagi dua pelatih baru. Fulham ditangani Álvaro Arbeloa, sementara Chelsea memulai era Xabi Alonso.

Menariknya, kedua pelatih sama-sama memiliki latar belakang Real Madrid dan pernah bekerja bersama sebagai pemain di Santiago Bernabéu. Kini, keduanya berhadapan sebagai nakhoda di Premier League.

Fulham Bawa Wajah Baru di Era Arbeloa

Fulham memasuki musim baru dengan perubahan besar setelah menunjuk Arbeloa sebagai pengganti Marco Silva.

Mantan bek kanan Real Madrid itu tidak datang sendirian. Ia membawa dua pemain yang sudah dikenalnya dari Madrid, yakni Gonzalo García dan César Palacios, ke Craven Cottage.

Keduanya menjadi bagian dari strategi The Cottagers untuk membangun skuad yang lebih muda. Selain García dan Palacios, Fulham juga merekrut Jonah Kusi-Asare dan Shea Charles pada bursa transfer musim panas.

García menjadi nama yang paling mendapat perhatian. Penyerang 22 tahun tersebut diproyeksikan langsung mengisi lini depan Fulham setelah klub kehilangan Harry Wilson dan Raúl Jiménez sebagai sumber gol penting musim lalu.

Arbeloa sendiri menegaskan bahwa García dan Palacios memiliki keuntungan karena sudah memahami tuntutan taktisnya.

"Mereka mengenal saya dengan sangat baik dan tahu apa yang saya harapkan," demikian inti pernyataan Arbeloa menjelang laga.

Gonzalo García Berpeluang Debut Langsung

García diprediksi menjadi starter saat Fulham menjamu Chelsea.

Kehadirannya memberikan dimensi berbeda di lini depan The Cottagers. Ia mempunyai mobilitas untuk turun menjemput bola, tetapi juga agresif menyerang ruang di belakang garis pertahanan.

Prediksi susunan pemain menempatkan García sebagai ujung tombak dalam formasi 4-2-3-1, dengan Oscar Bobb, Joshua King, dan Kevin beroperasi di belakangnya.

Sementara itu, Palacios juga berpeluang mendapatkan debut kompetitifnya. Namun, berbeda dengan García, pemain 21 tahun tersebut belum diprediksi menjadi pilihan utama di awal musim dan bisa saja memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Chelsea Memulai Era Xabi Alonso

Di kubu Chelsea, sorotan tertuju kepada Xabi Alonso.

Mantan gelandang Spanyol itu dipercaya mengembalikan The Blues ke papan atas setelah Chelsea mengakhiri musim lalu di posisi ke-10. Laga melawan Fulham sekaligus menjadi debut kompetitif Alonso sebagai manajer Chelsea.

Alonso tampaknya membawa pendekatan berbeda. Pada pramusim, ia bereksperimen dengan sistem tiga bek yang memungkinkan Chelsea memiliki keunggulan jumlah pemain dalam build-up sekaligus memberikan keleluasaan kepada wing-back untuk naik menyerang.

Prediksi terbaru menempatkan Chelsea dalam formasi 3-4-3, dengan Robert Sánchez di bawah mistar, Reece James, Maxence Lacroix, dan Levi Colwill sebagai trio bek.

Lacroix berpotensi langsung menjalani debutnya, sementara Marco Palestra juga diprediksi tampil sebagai wing-back kiri.

Di depan, Cole Palmer, Morgan Rogers, dan João Pedro menjadi kombinasi yang diharapkan mampu menghasilkan kreativitas sekaligus ancaman di sepertiga akhir lapangan.

Danny Welbeck Siap Membantu The Blues

Salah satu rekrutan berpengalaman Chelsea, Danny Welbeck, juga tersedia untuk pertandingan di Craven Cottage.

Penyerang yang didatangkan dari Brighton itu sempat menjalani latihan terpisah karena masalah kebugaran ringan. Namun, Alonso memastikan Welbeck dapat terlibat dalam laga pembuka.

Pengalaman Welbeck di Premier League bisa menjadi aset penting bagi Chelsea, terutama ketika pertandingan berubah menjadi duel fisik dan membutuhkan pemain yang mampu memenangkan bola kedua di sekitar kotak penalti.

Duel Taktik: García vs Tiga Bek Chelsea

Salah satu pertarungan paling menarik kemungkinan terjadi ketika García berhadapan dengan trio bek Chelsea.

Jika Alonso benar-benar menggunakan 3-4-3, Chelsea mempunyai keunggulan jumlah pemain di lini belakang ketika Fulham hanya mengandalkan satu striker.

Namun, sistem tersebut juga menyimpan risiko. Ketika wing-back Chelsea naik terlalu tinggi, ruang di sisi luar pertahanan dapat menjadi sasaran serangan balik.

Fulham diprediksi mencoba memanfaatkan situasi tersebut melalui Bobb dan Palacios. ESPN memperkirakan The Cottagers akan berusaha menyerang Chelsea melalui serangan balik, terutama setelah memenangkan bola di lini tengah.

Karena itu, efektivitas transisi menjadi faktor penting. Chelsea tidak hanya harus mampu menguasai bola, tetapi juga segera melakukan rest defence ketika kehilangan penguasaan.

Absensi Jadi Tantangan Kedua Tim

Fulham harus bermain tanpa Joachim Andersen yang menjalani pertandingan terakhir dari skorsing tiga laga akibat kartu merah musim lalu. Tom Cairney juga masih mengalami cedera.

Chelsea juga kehilangan Wesley Fofana karena suspensi. Emmanuel Emegha dan sejumlah pemain lain masih memiliki persoalan kebugaran, meski kondisi skuad The Blues relatif lebih dalam.

Absennya Andersen cukup penting bagi Fulham karena pemain asal Denmark itu merupakan salah satu figur sentral dalam organisasi pertahanan.

Di Chelsea, kehilangan Fofana memberi kesempatan kepada Lacroix untuk langsung menunjukkan kualitasnya dalam sistem tiga bek Alonso.

Rekor Pertemuan Masih Menguntungkan Chelsea

Secara historis, Chelsea mempunyai catatan tandang yang cukup baik di Craven Cottage.

The Blues memenangkan enam dari delapan kunjungan terakhir ke markas Fulham di Premier League. Namun, Fulham memenangkan pertemuan terakhir dengan skor 2-1.

Kekalahan tersebut membuat Chelsea menghadapi ancaman catatan buruk: The Blues berpotensi kalah dalam dua pertemuan beruntun melawan Fulham untuk pertama kalinya sejak 1979.

Artinya, laga ini memiliki dimensi psikologis tersendiri bagi tim tamu.

Prediksi Fulham vs Chelsea

Fulham mempunyai keuntungan bermain di kandang dan datang dengan energi baru di bawah Arbeloa. Kehadiran García juga memberi The Cottagers penyerang yang berpotensi menjadi pembeda.

Namun, Chelsea mempunyai kedalaman skuad yang lebih baik serta sejumlah pemain dengan pengalaman pertandingan level tinggi.

Trio Palmer, João Pedro, dan Rogers juga menawarkan variasi serangan yang cukup untuk menguji lini belakang Fulham. Jika Alonso mampu membuat struktur tiga bek bekerja efektif sekaligus menjaga keseimbangan saat wing-back melakukan overlap, Chelsea berpeluang mengontrol pertandingan.

Fulham kemungkinan tidak akan menyerah begitu saja. Dukungan publik Craven Cottage dan permainan transisi cepat bisa membuat laga berlangsung ketat.

Prediksi skor: Fulham 1-2 Chelsea.

Chelsea diprediksi mengamankan tiga poin dalam debut Premier League Alonso, tetapi The Cottagers berpeluang memberikan perlawanan sengit dan mencetak gol.

Fakta Menarik Fulham vs Chelsea

- Ini merupakan debut Premier League Xabi Alonso sebagai pelatih Chelsea.

- Álvaro Arbeloa juga menjalani pertandingan Premier League pertamanya bersama Fulham.

- Arbeloa dan Alonso sama-sama memiliki latar belakang Real Madrid.

- Gonzalo García dan César Palacios mengikuti Arbeloa dari Real Madrid ke Fulham.

- García diproyeksikan langsung menjadi starter dalam debutnya di Premier League.

- Chelsea berpotensi menurunkan Maxence Lacroix dan Marco Palestra sebagai pemain baru dalam susunan utama.

- Fulham kehilangan Joachim Andersen karena suspensi, sedangkan Chelsea tanpa Wesley Fofana.

- Chelsea memenangkan enam dari delapan lawatan terakhir ke Craven Cottage, tetapi kalah pada pertemuan terakhir.

(berbagaisumber/*/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN