Sunday, August 23, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Crash di Lap Pertama Jadi Perpisahan Pahit Verstappen pada GP Belanda Terakhir

Mistar.idMinggu, 23 Agustus 2026 pukul 20.48 WIB
crash_di_lap_pertama_jadi_perpisahan_pahit_verstappen_pada_gp_belanda_terakhir

Max Verstappen dan Liam Lawson saat start GP Belanda 2026 di Sirkuit Zandvoort, Belanda, Minggu (23/8/2026). (f: Reuters/Benoit Tessier)

news_banner

Zandvoort, MISTAR.ID - Perpisahan Max Verstappen dengan Zandvoort berakhir pahit. Tampil di Grand Prix (GP) Belanda terakhir sebelum sirkuit tersebut meninggalkan kalender Formula 1, pembalap Red Bull itu justru mengalami kecelakaan dan tersingkir pada lap pertama, Minggu (23/8/2026).

Dilansir Reuters, mobil Verstappen menghantam dinding beton di sisi luar salah satu tikungan berkemiringan sebelum tergelincir kembali melintasi trek. Salah satu rodanya terlepas dan puing-puing berserakan di lintasan hingga balapan sempat dihentikan.

Meski kecelakaan terlihat cukup keras, juara dunia F1 empat kali tersebut memastikan kondisinya baik.

"Saya baik-baik saja," kata Verstappen melalui radio tim.

Verstappen kemudian keluar dari mobil tanpa bantuan. Ia memulai balapan dari posisi ketujuh setelah kesulitan mendapatkan keseimbangan mobil sepanjang akhir pekan. Lando Norris berada di pole position, diikuti George Russell dan Kimi Antonelli.

Insiden tersebut sekaligus mengakhiri kesempatan Verstappen memberikan hasil manis kepada pendukung tuan rumah pada penampilan terakhir Zandvoort di kalender F1.

Sirkuit tersebut kembali menggelar Formula 1 pada 2021 setelah absen selama 36 tahun. Verstappen langsung mendominasi tiga edisi pertama sejak comeback dengan memenangi GP Belanda pada 2021, 2022, dan 2023.

Lando Norris kemudian menghentikan rentetan kemenangan Verstappen pada 2024, sedangkan Oscar Piastri menjadi pemenang pada 2025.

GP Belanda 2026 menjadi penampilan terakhir Zandvoort setelah penyelenggara memutuskan tidak melanjutkan balapan tersebut seusai musim ini. Akhir pekan terakhir di sirkuit pesisir itu juga menjadi kali pertama GP Belanda menggunakan format sprint.

Bagi Verstappen, kecelakaan pada lap pembuka membuat kesempatan menambah tiga kemenangan kandangnya hilang sekaligus menghadirkan penutup yang pahit di sirkuit yang selama beberapa musim identik dengan lautan pendukung berwarna oranye. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN