Friday, August 7, 2026
home_banner_first
MEDAN

Faktor Nirempatinya Nakes yang Diduga Hina Peserta BPJS Kesehatan, Ini Kata Pengamat Sosial Sumut

Mistar.idJumat, 7 Agustus 2026 pukul 12.15 WIB
faktor_nirempatinya_nakes_yang_diduga_hina_peserta_bpjs_kesehatan_ini_kata_pengamat_sosial_sumut

Pengamat Sosial, Agus Suriadi. (Foto: Berry/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Pengamat Sosial Sumatera Utara (Sumut), Agus Suriadi, turut menilai faktor penyebab nirempatinya sejumlah tenaga kesehatan (nakes) maupun tenaga medis yang diduga hina seorang pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan di Threads.

Menurut akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) itu, komentar yang kurang berempati pada unggahan media sosial almarhum Yurizal Tri Chaerawan dari tenaga medis bisa disebabkan oleh beberapa faktor.

"Pertama, faktor stres dan beban kerja. Tenaga medis sering kali bekerja dalam kondisi yang sangat menuntut, sehingga mereka mungkin tidak memiliki ruang untuk berempati," ujar Agus, Jumat (7/8/2026).

Lebih lanjut, Agus mengatakan komentar yang dilayangkan para tenaga medis dan tenaga kesehatan merupakan reaksi emosional. Dalam situasi penuh tekanan, reaksi emosional bisa mengakibatkan komentar yang tidak sensitif.

Selain itu, faktor lainnya adalah kurangnya pelatihan dalam komunikasi. Menurutnya, banyak tenaga medis yang terlatih dalam aspek klinis, tetapi kurang memiliki keterampilan berkomunikasi dan berempati.

Dirinya pun melihat cuitan almarhum Yurizal Tri Chaerawan terhadap pelayanan kesehatan di Indonesia sebagai cerminan ketidakpuasan yang mendalam terhadap sistem kesehatan di Indonesia.

"Lamanya pelayanan sering kali menjadi pemicu frustrasi bagi pasien. Ketika pasien sudah meninggal, hal ini menjadi lebih tragis dan menunjukkan perlunya perbaikan pada sistem pelayanan kesehatan agar kejadian serupa tidak terulang," katanya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN