Wednesday, September 23, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Suahasil Nazara Beri Arahan ke Pejabat Pajak dan Bea Cukai

Mistar.idSenin, 21 September 2026 pukul 15.10 WIB
suahasil_nazara_beri_arahan_ke_pejabat_pajak_dan_bea_cukai_

Menteri Keuangan Suahasil Nazara (Foto: Detik)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID — Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan sejumlah arahan kepada pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Pesan tersebut disampaikan saat pelantikan 14 pejabat Kementerian Keuangan di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Suahasil meminta jajaran DJP tidak hanya berfokus pada target penerimaan negara, tetapi juga mampu memahami perkembangan ekonomi nasional dan perilaku wajib pajak. Menurutnya, pemahaman tersebut penting sebagai dasar dalam menentukan kebijakan dan keputusan di bidang perpajakan.

"Kita membutuhkan DJP yang mampu membaca perekonomian Indonesia, memahami perilaku wajib pajak, dan menerjemahkannya menjadi keputusan yang tepat," ujar Suahasil dalam acara pelantikan.

Suahasil Tekankan Sistem Pajak yang Kredibel

Suahasil menegaskan penerimaan negara tetap menjadi salah satu perhatian utama Direktorat Jenderal Pajak. Namun, ia juga meminta DJP terus memperkuat sistem perpajakan agar memiliki kredibilitas dan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Menurut dia, sistem perpajakan perlu dibangun dengan memperhatikan aspek keadilan sekaligus kemampuannya dalam menopang kebutuhan keuangan negara.

Arahan tersebut diberikan seiring dengan penguatan jajaran Kementerian Keuangan melalui pelantikan pejabat baru. Dari 14 pejabat yang dilantik, empat di antaranya merupakan pejabat eselon II di lingkungan DJP.

Bea Cukai Diminta Perkuat Pengawasan Berbasis Risiko

Selain kepada jajaran pajak, Suahasil menyampaikan arahan khusus kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Ia meminta pengawasan Bea Cukai dilakukan dengan pendekatan berbasis risiko. Dengan metode tersebut, petugas diharapkan mampu membaca pola aktivitas ekonomi dan potensi pelanggaran sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Suahasil menilai pengawasan tidak semestinya hanya mengandalkan tindakan setelah pelanggaran terjadi. Kemampuan membaca pola dinilai penting untuk memperkuat pencegahan terhadap berbagai aktivitas ilegal.

Di sisi lain, Bea Cukai tetap memiliki peran dalam mengumpulkan penerimaan negara. Suahasil juga mengingatkan bahwa institusi tersebut mempunyai fungsi dalam membina kegiatan usaha masyarakat, khususnya sektor usaha yang memiliki orientasi ekspor.

Pelantikan 14 Pejabat Kemenkeu

Pelantikan 14 pejabat tersebut berlangsung di lingkungan Kementerian Keuangan pada Senin (21/9/2026). Selain DJP dan DJBC, pejabat yang dilantik juga berasal dari sejumlah unit lain di lingkungan Kemenkeu serta Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Suahasil meminta para pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Pengisian jabatan tersebut mencakup proses promosi dan mutasi sebagai bagian dari penguatan organisasi Kementerian Keuangan.

Dengan pelantikan tersebut, Suahasil berharap jajaran Kementerian Keuangan mampu menjalankan fungsi masing-masing secara efektif, baik dalam mengelola penerimaan negara, mengawasi aktivitas ekonomi, maupun mendukung kegiatan usaha masyarakat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN