Saturday, November 7, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Marc Marquez Belum Mau Bicara Gelar Juara Dunia MotoGP 2026 di Qatar

Mistar.idSabtu, 7 November 2026 pukul 17.45 WIB
marc_marquez_belum_mau_bicara_gelar_juara_dunia_motogp_2026_di_qatar_

Marc Marquez. (foto: AFP/Mistar)

Jakarta, MISTAR.ID - Pembalap Ducati, Marc Marquez, belum ingin menganggap gelar juara dunia MotoGP 2026 sudah berada dalam genggamannya. Ia menilai persaingan masih terbuka, terutama setelah melihat penampilan sejumlah rivalnya pada sesi latihan MotoGP Qatar.

Pernyataan tersebut disampaikan Marquez setelah menjalani rangkaian latihan bebas dan sesi practice, Jumat (6/11/2026).

Dalam sesi tersebut, pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, memperlihatkan performa kompetitif. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 berhasil mencatatkan waktu tercepat pada rangkaian sesi Jumat.

Marquez menilai performa para pesaingnya menjadi bukti bahwa perjuangan menuju gelar juara dunia masih membutuhkan kerja keras. Ia secara khusus menyoroti Bezzecchi yang dinilai terus menunjukkan kecepatan sepanjang akhir pekan balapan.

"Kejuaraan ini belum berakhir. Menurut saya, jaraknya masih cukup jauh, apalagi karena Bezzecchi, seperti yang kita lihat, terus memacu diri dengan tampil sangat baik," ujar Marquez seperti dikutip dari Crash.

Menurutnya, Bezzecchi memiliki kepercayaan diri tinggi dan berpotensi terus memberikan tekanan dalam persaingan. Marquez juga memberikan perhatian kepada Jorge Martin yang tetap mampu menunjukkan kemampuan kompetitif meskipun sedang mengalami cedera.

"Dia tidak punya beban. Dia akan terus menekan sepanjang akhir pekan. (Jorge) Martin, bahkan dengan cederanya, dia mengendarai motornya dengan baik," lanjutnya.

Peluang Marquez untuk memastikan gelar juara dunia di Qatar bergantung pada selisih poin yang berhasil ia ciptakan terhadap dua pesaingnya, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

Untuk mengunci gelar di seri tersebut, Marquez harus memiliki keunggulan minimal 74 poin atas para rivalnya setelah seluruh rangkaian balapan Qatar selesai.

Angka tersebut memperhitungkan kemungkinan maksimal tambahan poin dari dua seri tersisa, masing-masing melalui balapan utama dan sprint race. Dalam satu akhir pekan, seorang pembalap bisa mengumpulkan maksimal 37 poin, yakni 25 poin dari balapan utama dan 12 poin dari sprint race.

Apabila selisih poin tersebut berhasil tercapai, Marquez dipastikan tidak lagi dapat dikejar dalam klasemen akhir. Bahkan jika jumlah poinnya disamai pada akhir musim, ia masih berpeluang unggul melalui aturan jumlah kemenangan balapan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN