Monday, August 10, 2026
home_banner_first
MEDAN

DLH Medan: Batang Pohon Terdampak BRT Disimpan di Jalan Luku

Mistar.idSenin, 10 Agustus 2026 pukul 09.49 WIB
dlh_medan_batang_pohon_terdampak_brt_disimpan_di_jalan_luku

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Melvi Marlabayana. (Foto: Dokumentasi Sumut Pos/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Melvi Marlabayana, menegaskan batang pohon yang ditebang akibat pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebidang) disimpan di Jalan Luku, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.

“Kita hanya mencarikan lokasinya saja, untuk pengelolaan dilakukan oleh PT PP selaku kontraktor pelaksana proyek BRT Mebidang,” ucap Melvi kepada Mistar, Senin (10/8/2026).

Setelah penebangan pohon selesai dilakukan secara menyeluruh, Melvi mengatakan pohon-pohon tersebut nantinya akan dilelang.

“Setelah itu kita usulkan dilakukan penghapusan dengan terlebih dahulu melakukan penilaian oleh konsultan appraisal atau KPKNL. Selanjutnya dilelang sesuai Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah,” katanya.

Dijelaskannya, jumlah pohon yang terdampak pembangunan BRT Mebidang di Kota Medan berkisar 2.788 pohon dan sebanyak 592 pohon akan ditanam kembali.

“Sampai 8 Agustus 2026, jumlah pohon yang sudah ditangani sebanyak 1.105 pohon. Yang berlangsung saat ini penebangan pohon di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan TB Simatupang,” jelasnya.

Melvi memastikan sebanyak 2.788 pohon yang ditebang nantinya akan diganti dengan 61.170 batang pohon.

“Komitmen kita sejak awal dengan PT PP sudah jelas, penanaman pohon pengganti tersebut menjadi tanggung jawab pihak kontraktor. Bahkan setahun setelah ditanam nanti, pihak kontraktor tetap harus bertanggung jawab dalam melakukan pemeliharaan,” pungkasnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN