Bobby Nasution Tantang Kadis Pariwisata Sumut Dongkrak Jumlah Wisatawan

Gubernur Bobby Nasution saat melantik sejumlah pejabat eselon II di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Jumat (18/9/2026). (Foto: Ari/MISTAR)
Medan, MISTAR.ID (18/9/2026) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mengungkapkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sumut masih rendah, yakni sekitar 200.000 orang dalam satu tahun.
Atas kondisi tersebut, Bobby menantang Terang Dewi Susanti Ujung yang baru dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumut untuk meningkatkan pertumbuhan pariwisata di Sumut.
“Saya titip Bu Kadis, wisatawan kita ini masih sangat rendah, hanya sekitar 200.000 dalam satu tahun. Sedangkan daerah-daerah di sekitar kita, bahkan provinsi yang ada di negara tetangga, capaian wisatawannya sangat luar biasa, di atas 2 juta. Artinya, kita hanya 10 persennya,” ujarnya usai melantik sejumlah pejabat OPD di Aula Tengku Rizal Nurdin Medan, Jumat (18/9/2026).
Ia menegaskan, dalam mengemban amanah jabatan, kepala dinas tidak boleh sekadar menjalankan program seremonial yang kurang menyasar esensi peran dan fungsi dinas pariwisata.
“Oleh karena itu, saya berharap kepada kepala dinas pariwisata yang hari ini baru dikukuhkan bukan hanya sekadar seremonial, buat acara, konser, dan lainnya, tetapi harus punya data yang jelas, akurat, dan tujuan yang jelas serta pasti untuk dicapai,” tegasnya.
Bobby menantang Kadis Pariwisata yang baru dilantiknya untuk mampu meningkatkan pertumbuhan wisatawan. Ia bahkan mempersilakan Terang Dewi Susanti melakukan intervensi terhadap pemerintah daerah, khususnya dalam pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata.
“Tetapkan selama Ibu menjabat target pertumbuhan pariwisata. Apa yang perlu diintervensi Pemerintah Provinsi Sumut ini harus dibuat secara komprehensif, bisa dibuat secara menyeluruh. Bukan hanya dilakukan perbaikan pada destinasi wisata, tetapi perbaikan fasilitas di tempat wisata, infrastruktur, dan akomodasi menuju tujuan tempat wisata,” ucapnya.
Menurutnya, target yang harus disasar pemerintah saat ini terhadap wisatawan bukan sekadar meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga bagaimana wisatawan dapat tinggal lebih lama dan meningkatkan pengeluaran selama berada di Sumut.
“Target-target ini harus bisa dijabarkan sebaik-baiknya, harus ada perhitungan yang jelas dan baik. Sehingga saya minta para OPD yang hadir, kalau Dinas Pariwisata sudah punya target yang jelas, sudah punya capaian yang dituju, saya minta para OPD bisa menyupport, karena dinas ini harus menjadi dinas yang koordinator untuk pertumbuhan pariwisatanya,” tuturnya.
Ia menambahkan, dirinya pernah menemukan daerah yang menjadikan dinas pariwisata sebagai leading sector dalam sejumlah pembangunan yang melibatkan OPD lain, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Jadi yang dibangun ini selain infrastruktur utama diperbaiki, kemudian infrastruktur ekonomi juga diperbaiki. Infrastruktur pariwisata harus menjadi prioritas, karena ada satu daerah yang mau diperbaiki itu tergantung Dinas Pariwisata, misalnya di Kabupaten Toba, Karo, atau Langkat,” ucapnya.
Lebih jauh, Bobby menekankan seluruh pimpinan OPD di bawah kepemimpinannya harus berkolaborasi untuk menciptakan capaian kerja secara optimal.
“Ini yang perlu saya tekankan kepada seluruh OPD untuk melakukan kolaborasi, sehingga antar-OPD bukan hanya bekerja untuk dinasnya sendiri, tetapi dapat bekerja antarsesama pimpinan OPD. Saya titip itu, Ibu Kadis,” tegasnya.









































