Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Sumut Laporkan 387 Kasus Suspek Campak dan 18 Kasus Positif hingga Awal Maret 2026

Mistar.idRabu, 11 Maret 2026 pukul 11.21 WIB
sumut_laporkan_387_kasus_suspek_campak_dan_18_kasus_positif_hingga_awal_maret_2026

Ilustrasi penyakit campak pada anak (foto: halodoc/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat hingga Februari 2026 atau pada Minggu ke-7, terdapat 8.224 kasus suspek campak dan 572 kasus terkonfirmasi positif di Indonesia. Selain itu, terjadi 21 Kejadian Luar Biasa (KLB) suspek campak dan 13 KLB campak terkonfirmasi laboratorium yang tersebar di 17 kabupaten/kota di 11 provinsi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Faisal Hasrimy, menjelaskan kondisi kasus campak di wilayah Sumut.

“Berdasarkan data per 4 Maret 2026, sebanyak 387 kasus suspek campak dilaporkan pada awal tahun 2026 di Sumatera Utara,” ujar Faisal kepada Mistar, Rabu (11/3/2026).

Selain ratusan kasus suspek campak, Faisal menyebutkan terdapat 18 kasus campak terkonfirmasi positif di wilayah Sumut.

Ia mengatakan, kasus suspek dan kasus positif campak di Sumut tersebar di dua daerah, yakni Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Faisal menambahkan, Dinkes Sumut juga telah menerima laporan dari tiga daerah yang menetapkan status KLB campak di provinsi ini.

“Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan mengalami KLB campak yang dilaporkan sejak 2025 dan masih berlangsung hingga saat ini, sedangkan Kabupaten Batu Bara menetapkan KLB campak pada awal Maret 2026,” jelasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN