Friday, September 4, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Hampir 14 Jam, Api Kebakaran PT Evyap Sei Mangkei Akhirnya Padam

Mistar.idJumat, 4 September 2026 pukul 12.49 WIB
hampir_14_jam_api_kebakaran_pt_evyap_sei_mangkei_akhirnya_padam

Kebakaran di pabrik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, akhirnya berhasil dipadamkan, Jumat (4/9/2026) pukul 00.00 WIB. (Foto: BPBD Simalungun/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID – Kebakaran di pabrik PT Evyap Sabun Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, akhirnya berhasil dipadamkan pukul 00.00 WIB, Jumat (4/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sejak Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.10 WIB itu membutuhkan waktu hampir 14 jam untuk dipadamkan. Sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai instansi dan perusahaan dikerahkan ke lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Simalungun, Budiman Silalahi, mengatakan api sudah dapat dikuasai tepat tengah malam. Meski demikian, personel BPBD masih berada di lokasi hingga sekitar pukul 01.00 WIB.

"Jam 12 malam api sudah bisa dikuasai. Personel kami sampai jam 1 pagi masih di sana, bahkan sebagian sampai sekarang masih di lokasi," ujar Budiman saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Dari total 19 armada yang dikerahkan, satu unit mobil pemadam merupakan milik PT Evyap sendiri.

"Total ada 19 mobil pemadam dari berbagai instansi pemerintahan dan perusahaan. PT Evyap juga memiliki satu unit mobil pemadam," katanya.

Sebelumnya, kebakaran tersebut dilaporkan menewaskan tiga pekerja. Ketiganya diduga berusaha menyelamatkan diri saat api dan asap mencapai lantai enam gedung.

Tiga korban diketahui merupakan pekerja vendor konstruksi yang saat kejadian sedang melakukan pekerjaan pengelasan di lantai enam.

Budiman mengatakan, hingga Jumat pagi pihaknya belum menerima informasi mengenai adanya tambahan korban jiwa.

"Sampai sekarang memang belum ada informasi. Yang kita ketahui masih tiga orang meninggal dunia semalam," ujarnya.

"Personel juga sudah kelelahan karena memadamkan api," lanjutnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan proses penanganan di lokasi masih berlangsung.

"Sabar ya, masih ditangani forensik dan identifikasi," ujar Verry melalui pesan WhatsApp, Jumat (4/9/2026).[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN