Polsek Sorkam Mediasi Persoalan Anak Ancam Ibunya

Personel Polsek Sorkam saat memediasi pelaku pengancaman terhadap ibunya. (foto: dok Humas Polres Tapteng/mistar)
Tapteng, MISTAR.ID
Personel Polsek Sorkam telah memediasi konflik internal keluarga yang melibatkan aksi pengancaman di Lingkungan IV, Kelurahan Tarutung Bolak, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kejadian yang sempat memicu kekhawatiran warga ini berhasil diselesaikan secara kekeluargaan melalui pendekatan Restorative Justice (Keadilan Restoratif) yang melibatkan unsur tiga pilar (TNI, Polri, dan Pemerintah Kelurahan).
Plh Kapolsek Sorkam, Iptu Ahmad Affandi Hasibuan, menyampaikan laporan diterima sekitar pukul 20.00 WIB, terkait tindakan pengancaman seorang anak terhadap ibunya.
"Seorang pria berinisial AS dilaporkan melakukan tindakan pengancaman terhadap ibu kandungnya sendiri, NS, menggunakan senjata tajam," ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Ia menjelaskan setelah menerima informasi dari piket Pamapta Polres Tapteng, personel SPKT Polsek Sorkam langsung menuju lokasi untuk mengamankan situasi.
"Meski pelaku sempat berupaya menghindar, koordinasi yang solid antara personel Polsek, Babinsa Koramil Sorkam, dan warga setempat membuat AS berhasil diamankan tanpa adanya kontak fisik yang mencederai," katanya.
Menurutnya, perselisihan tersebut dipicu oleh dinamika internal keluarga. Dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan hubungan ibu-anak, pihak kelurahan bersama tokoh adat dan tokoh agama setempat mengambil langkah mediasi.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Lurah Tarutung Bolak, personel SPKT, dan Babinsa dan membuat mediasi dan membuat kesepakatan bersama yakni pelaku dan korban telah saling memaafkan secara terbuka di hadapan saksi dan tokoh masyarakat.
Kemudian, pihak keluarga bersepakat untuk memberangkatkan AS merantau dalam waktu dekat guna memberikan ruang tenang bagi kedua belah pihak dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
"Kami mengedepankan pembinaan dan solusi jangka panjang. Fokus utama adalah keselamatan korban dan keharmonisan kembali keluarga tersebut. Saat ini situasi sudah kondusif dan kita harapkan tidak ada lagi cekcok di antara keluarga mereka," ucapnya.


























