Pasutri di Deli Serdang Dirampok Saat Hendak ke Pasar, Uang Rp5 Juta dan HP Raib

Polsek Batang Kuis. (foto: sembiring/ mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID (27/10/2026) – Pasangan suami istri warga Jalan Sugeng, depan Sekolah Seroja II, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dirampok saat hendak pergi berbelanja ke pasar.
Tiga pelaku perampokan menghadang korban, lalu menganiaya suami dengan cara memukulnya menggunakan kayu, kemudian merampas tas korban berisi uang Rp5 juta serta sebuah telepon genggam.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Ampera arah Batang Jambu, dekat Waterpark Bimo Utomo, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Senin (26/10/2026) subuh.
Menurut keterangan Sugik, warga setempat, pelaku perampokan bersenjata tajam menghadang pasangan suami istri yang hendak pergi berbelanja ke Pajak Batang Kuis untuk membeli barang dagangan mereka.
”Tiga orang perampok menghadang, lalu memukuli korban dan merampas uang serta telepon genggam. Uangnya Rp5 jutaan, korban kemungkinan sudah dibuntuti pelaku,” jelas Sugik, Selasa (27/10/2026).
Keterangan lain disampaikan anak korban, Silvi Claudia. Kejadian bermula ketika kedua orang tuanya berangkat ke pasar pada waktu subuh. Saat baru keluar dari rumah dan melintas di kawasan jalan sepi, tidak jauh dari Waterpark Bimo Utomo, mereka diduga dihadang tiga orang laki-laki.
“Ketiga pelaku kemudian mengambil tas belanja milik ibu saya yang berisi uang tunai Rp5 juta, termasuk telepon genggam. Para pelaku membawa kayu dan ayah dipukul menggunakan kayu tersebut,” terangnya.
Kejadian ini menimbulkan ketakutan warga, terutama bagi mereka yang beraktivitas pada dini hari. Pasalnya, kawasan tersebut telah beberapa kali terjadi aksi perampokan dan pembegalan.
Kanit Polsek Batang Kuis jajaran Polresta Deli Serdang, Ipda Tabi’ul Hidayat, membenarkan peristiwa itu dan menyebut korban segera membuat laporan.
"Korban dirampok dan dipukuli pelaku. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Korban belum membuat laporan polisi (LP), tetapi sudah berkoordinasi dan kemungkinan segera membuat laporan. Selain uang, korban juga kehilangan telepon genggam yang diduga dirampas pelaku," jelas Kanit saat dikonfirmasi. (hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Kejari Tapanuli Utara Periksa Direktur Perumda Mual Nauli Terkait Proyek Salib Kasih di TaputBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER












































