420 Kasus Anjing Menggigit Orang di Pematangsiantar, 519 Kasus Rabies Sepanjang 2026

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pematangsiantar membagikan vaksin rabies gratis kepada warga pemilik hewan peliharaan. (Foto: Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (27/10/2026) - Sebanyak 519 kasus rabies tercatat di Kota Pematangsiantar sepanjang 2026. Kelompok usia produktif menjadi yang paling banyak terdampak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, kasus terjadi pada 419 laki-laki dan 99 perempuan.
Dari sisi usia, kelompok 20 sampai 45 tahun menempati urutan tertinggi dengan 165 kasus. Disusul kelompok usia 46 hingga 64 tahun sebanyak 146 kasus, dan selebihnya dialami kelompok usia 5 hingga 19 tahun.
Epidemiologi Ahli Muda Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar Domen Silaen menyampaikan, data tersebut menunjukkan rabies menjangkau berbagai kelompok masyarakat, termasuk usia produktif.
"Dari kasus yang ada, kematian akibat rabies tidak ada. Yang terjangkit telah sembuh seluruhnya, namun kondisi ini penting untuk kewaspadaan terhadap risiko gigitan hewan penular rabies (HPR)," ujar Domen, Selasa (27/10/2026).
Sementara itu, untuk mencegah penularan rabies, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pematangsiantar membagikan vaksin rabies gratis kepada warga yang memiliki hewan peliharaan, khususnya anjing.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pematangsiantar Legianto Pardamean Manurung mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin rabies.
"Vaksin untuk hewan penting dan juga dapat melindungi hewan peliharaan dari penularan virus serta keselamatan pemilik hewan itu," ujar Legianto.
Pembagian vaksin rabies ini merupakan langkah preventif untuk menekan risiko penularan dari hewan ke manusia melalui gigitan dan air liur hewan yang terinfeksi.
Masyarakat pun diimbau lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaan dengan memastikan vaksinasi dilakukan secara rutin.
"Tidak ada yang difokuskan, semua kecamatan dan kelurahan kita berikan vaksinasi. Siantar Utara sudah dilakukan pada tanggal 19 sampai dengan 20 Oktober," ujarnya.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berharap pemberian vaksin ini dapat meminimalkan risiko penyebaran rabies sehingga tercipta lingkungan yang aman.(hm02)
PREVIOUS ARTICLE
PNBP di KPPN Pematangsiantar Tembus Rp77,86 Miliar, RS dan Layanan Paspor Jadi Penyumbang Terbesar









































