Tuesday, October 27, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Pecah di Dalam, Panglima Militer Israel Adu Mulut dengan Netanyahu soal Perang Lawan Iran

Mistar.idSelasa, 27 Oktober 2026 pukul 11.20 WIB
pecah_di_dalam_panglima_militer_israel_adu_mulut_dengan_netanyahu_soal_perang_lawan_iran_

Panglima militer Israel, Eyal Zamir, dilaporkan terlibat konfrontasi dengan Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu, terkait strategi menghadapi Iran. (Foto: AFP/ABIR SULTAN)

Tel Aviv, MISTAR.ID (27/10/2026) - Keretakan di tubuh pemerintahan Israel mencuat. Panglima Militer Israel Eyal Zamir dilaporkan terlibat adu argumen keras dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkait strategi perang menghadapi Iran.

Mengutip CNN Indonesia, Selasa (27/10/2026), konfrontasi tersebut muncul di tengah kekhawatiran internal bahwa serangan militer langsung tidak akan mampu menggulingkan rezim di Teheran.

Channel 12 Israel menyebut perseteruan Zamir dan Netanyahu sebagai konflik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ketegangan memuncak dalam beberapa jam terakhir akibat perbedaan pandangan soal Iran dan perkembangan situasi kawasan.

Menurut laporan itu, Zamir bersama sejumlah pejabat keamanan senior menilai pendekatan pemerintah berisiko memicu kesalahan perhitungan yang berujung pada eskalasi militer berbahaya dengan Iran. Kekhawatiran itu menguat menjelang pemilihan umum Israel.

Kalangan militer juga khawatir isu Iran digiring untuk kepentingan politik domestik. Perbedaan sikap ini memperlihatkan jurang yang semakin lebar antara kepemimpinan politik dan militer Israel dalam menentukan langkah terhadap Teheran.

Sementara itu, lembaga penyiaran publik Israel Kan 11 mengutip sumber dekat Netanyahu. Sejumlah pejabat keamanan senior menilai perubahan rezim di Iran tidak dapat dicapai hanya melalui operasi militer.

Menurut sumber tersebut, serangan memang bisa melemahkan pemerintahan Iran, tetapi tidak serta-merta meruntuhkannya.

Penilaian itu bertolak belakang dengan pernyataan Netanyahu dalam beberapa hari terakhir. Ia menyerukan agar misi terhadap Iran diselesaikan dan rezim di Teheran digulingkan selama masa jabatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Namun sikap Netanyahu sebelumnya berbeda. Middle East Monitor melaporkan, sekitar enam bulan lalu ia menyatakan keputusan menggulingkan pemerintahan Iran berada di tangan rakyat Iran sendiri.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN