Tuesday, October 27, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

PNBP di KPPN Pematangsiantar Tembus Rp77,86 Miliar, RS dan Layanan Paspor Jadi Penyumbang Terbesar

Mistar.idSelasa, 27 Oktober 2026 pukul 10.23 WIB
pnbp_di_kppn_pematangsiantar_tembus_rp7786_miliar_rs_dan_layanan_paspor_jadi_penyumbang_terbesar_

Ilustrasi: PNBP KPPN Pematangsiantar tembus Rp77,86 miliar dengan layanan kesehatan dan paspor sebagai motor utama. (Foto ilustrasi: maris/meta/mistar.id)

Pematangsiantar, MISTAR.ID (27/10/2026) - Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di wilayah kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pematangsiantar terus meningkat. Hingga September 2026, total setoran ke kas negara telah mencapai Rp77,86 miliar.

Kepala KPPN Pematangsiantar Judika Sirait menjelaskan, realisasi penerimaan tersebut berfluktuasi sepanjang tahun berjalan. Penerimaan tertinggi tercatat pada April sebesar Rp14,60 miliar. Kenaikan itu terjadi karena adanya pengembalian dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dari tahun anggaran sebelumnya.

"Setelah puncak di bulan April, grafik realisasi PNBP tetap stabil di angka Rp7 miliar sampai Rp8 miliar per bulan. Pola ini terus muncul dari Mei sampai akhir September," kata Judika saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).

Jika dirinci, Rumah Sakit Tingkat IV 01.07.01 Pematangsiantar Kesdam I/BB menjadi penyumbang terbesar, dengan kontribusi mencapai Rp31,39 miliar.

Secara keseluruhan, pertumbuhan bulanan hingga September naik 10,71 persen dibandingkan Agustus. Dua sumber penerimaan terbesar sejauh ini adalah Pendapatan Jasa Pelayanan Rumah Sakit sebesar Rp31,34 miliar dan Pendapatan Paspor dari sektor keimigrasian sebesar Rp15,87 miliar.

Meski bukan penyumbang terbesar dari total keseluruhan, sektor pertanahan menunjukkan pertumbuhan paling cepat. Pendapatan dari Pelayanan Pertanahan naik 14,68 persen, tertinggi di antara 10 akun utama penerimaan.

Sementara untuk lonjakan bulanan tercepat dari Juli ke Agustus, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pematangsiantar mencatat pertumbuhan paling tinggi, yakni 24,96 persen. (hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN