Tuesday, October 27, 2026
home_banner_first
SUMUT

Labura Hibahkan 50 Hektare Lahan untuk Yonif TP TNI AD, 700 Prajurit Direncanakan Masuk Akhir 2026

Mistar.idSelasa, 27 Oktober 2026 pukul 20.34 WIB
labura_hibahkan_50_hektare_lahan_untuk_yonif_tp_tni_ad_700_prajurit_direncanakan_masuk_akhir_2026

Camat Aekkuo, Rusdi Efendi, bersama sejumlah warga berfoto dengan Dandim 0209/LB, Letkol Kav Hanung Kaptiadji, usai penyerahan hibah lahan seluas 50 hektare untuk pembangunan batalion di Makodim 0209/LB, Rantauprapat, Selasa (27/10/2026). (Foto: Istimewa/Mistar)

Labura, MISTAR.ID – Rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) TNI Angkatan Darat di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) mulai menunjukkan perkembangan. Lahan seluas 50 hektare di Dusun VI Perlabian, Desa Aekkorsik, Kecamatan Aekkuo, telah diserahkan melalui hibah kepada Kodim 0209/Labuhanbatu.

Penyerahan lahan tersebut disambut gembira masyarakat, khususnya warga Desa Aekkorsik. Proses yang berlangsung hampir enam bulan itu akhirnya membuahkan hasil.

Tokoh pemuda Kecamatan Aekkuo sekaligus mantan anggota DPRD Labura, Mufti Ahmad, menyampaikan rasa syukur atas diterimanya hibah lahan untuk pembangunan batalyon yang direncanakan bernama Raja Bolitan (Marga Dalimunthe).

"Alhamdulillah, setelah hampir setengah tahun berproses, akhirnya lahan seluas 50 hektare untuk pembangunan Yonif TP di Desa Aekkorsik telah diterima Kodim 0209/Labuhanbatu," ujar Mufti, Selasa (27/10/2026).

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Inspektur Kodam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Josafath M Robert Duka, Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji, Bupati Labura H. Hendri Yanto Sitorus, Camat Aekkuo Rusdi Efendi, Kepala Desa Aekkorsik, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses hibah tersebut.

Mufti menjelaskan, pembangunan fasilitas batalyon di Kecamatan Aekkuo diharapkan dapat dimulai pada awal 2027. Sementara itu, sekitar 700 prajurit baru direncanakan mulai ditempatkan di lokasi tersebut pada akhir 2026.

Sebelum markas batalyon selesai dibangun, para prajurit direncanakan menggunakan fasilitas perkemahan sementara.

Menurut Mufti, keberadaan Yonif TP di wilayah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan dan keamanan, tetapi juga mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

"Alhamdulillah, harapan kami semua, semoga kehadiran Yonif TP di sini membawa berkah, keamanan, pembangunan di Kecamatan Aekkuo, serta kesejahteraan bagi masyarakat Aekkuo," katanya.

Ia juga berharap kehadiran ratusan prajurit dapat meningkatkan aktivitas ekonomi warga, terutama di sektor perdagangan dan jasa di sekitar lokasi batalyon.

Camat Aekkuo, Rusdi Efendi, menyampaikan bahwa lahan seluas 50 hektare tersebut merupakan hibah dari salah seorang warga. Namun, ia tidak menyebutkan identitas pemberi hibah.

Penyerahan lahan dilakukan di Makodim 0209/Labuhanbatu di Rantauprapat pada Selasa (27/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Rusdi tampak berfoto bersama Dandim 0209/Labuhanbatu Letkol Kav Hanung Kaptiaji dan sejumlah warga.

Masyarakat berharap seluruh tahapan pembangunan Yonif TP berjalan lancar sehingga keberadaan satuan TNI AD tersebut dapat memberikan manfaat bagi keamanan, pembangunan, dan perekonomian Kecamatan Aekkuo.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN