Thursday, August 6, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Jenazah Panda Saragih Dimakamkan Usai Autopsi, Hasil Pemeriksaan Dua Minggu Lagi

Mistar.idKamis, 6 Agustus 2026 pukul 16.11 WIB
jenazah_panda_saragih_dimakamkan_usai_autopsi_hasil_pemeriksaan_dua_minggu_lagi

Jenazah Panda Saragih saat tiba di rumah duka di Desa Penggalian, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (6/8/2026) sore. (foto: damanik/mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID - Jenazah Panda Saragih, 40 tahun, menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi sebelum dimakamkan di Dusun II, Desa Penggalian, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Anggota DPRD sekaligus kerabat almarhum, Cristoper Munthe mengatakan, perkara meninggalnya Panda Saragih saat ini ditangani Satreskrim Polres Tebing Tinggi. Menurutnya, proses autopsi berlangsung sekitar tiga jam, sedangkan hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam waktu dua minggu.

"Jenazah diautopsi sekitar tiga jam. Hasilnya nanti sekitar dua minggu. Kasus kematian ini ditangani Satreskrim Polres Tebing Tinggi," ungkapnya.

Usai menjalani autopsi, jenazah Panda Saragih dibawa ke rumah duka dan disambut isak tangis keluarga serta ratusan masyarakat. Kedatangan jenazah juga disambut Camat Tebing Syahbandar Edy Syahputra, Kapolsek Tebing Tinggi AKP Andi R, Kasat Intel Polres Tebing Tinggi AKP Andi Sujenderal, anggota DPRD Cristoper Munthe, Kepala Desa Penggalian Abdullah Simanjuntak, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU), jenazah terlebih dahulu dimandikan, dikafani, kemudian disalatkan.

Sebelumnya diberitakan, Panda Saragih diduga meninggal setelah diamankan pihak security PT Sibulan Estate karena dituding melakukan pencurian tandan buah segar (TBS).

Peristiwa tersebut memicu kemarahan massa hingga sebuah gudang pupuk milik PT Sibulan Estate di Desa Sibulan, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), diduga dibakar pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Selain gudang, kantor kebun juga mengalami kerusakan akibat amukan massa.

Informasi dihimpun MISTAR, kemarahan massa diduga dipicu tuntutan kejelasan atas meninggalnya Panda Saragih yang disebut-sebut mengalami kekerasan setelah diamankan security kebun.

Hingga berita ini dikirim ke redaksi, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen PT Sibulan Estate terkait penyebab pasti meninggalnya Panda Saragih. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN