Thursday, August 6, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Utang Whoosh Rencananya Diambil Alih Kementeringan Keuangan

Mistar.idKamis, 6 Agustus 2026 pukul 14.04 WIB
utang_whoosh_rencananya_diambil_alih_kementeringan_keuangan

Whoosh. (Foto: Traveloka)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Pemerintah mulai membahas langkah penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) yang rencananya akan diambil alih oleh Kementerian Keuangan.

Sejumlah pejabat menghadiri rapat tersebut, di antaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dalam kesempatan itu, pihak Istana turut memberikan penjelasan terkait rencana penyelesaian utang proyek Whoosh.

"Hari ini rapat koordinasi rutin saja BPI Danantara bersama dengan Dewan Pengawas,” ujar Prasetyo di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026), dilansir dari Detik.com.

Saat ditanya apakah ada pembahasan utang KCIC, Prasetyo mengatakan salah satunya.

Prasetyo mengatakan, utang proyek tersebut akan ditanggung oleh Kementerian Keuangan. Saat dikonfirmasi apakah penyelesaiannya akan melibatkan APBN, Prasetyo hanya menyebut skemanya sedang dibahas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Yang akan menanggung adalah dari Kementerian Keuangan. Skemanya nanti Pak Purbaya yang ngatur," tuturnya.

Lalu ketika ditanya mengenai respons Presiden Prabowo Subianto terkait persoalan ini, Prasetyo menyebut Kepala Negara menginstruksikan agar utang kereta cepat segera diselesaikan.

"(Respons Prabowo) Ya segera diselesaikan," sebut dia.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Keuangan akan mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Proses tersebut ditargetkan akan rampung pada pertengahan September mendatang.

"Jadi, pembahasan yang pertama adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Ini kan diserahkan dari Danantara kasih ke Kementerian Keuangan. Prosesnya kita percepat, mungkin pertengahan September ya sudah akan clear," ujar Purbaya usai bertemu COO Danantara Dony Oskaria di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Dengan demikian, kepemilikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) nantinya tidak lagi berada di bawah PT Kereta Api Indonesia (KAI), melainkan di bawah Kementerian Keuangan. Sebagai informasi, PT KCIC merupakan perusahaan patungan milik konsorsium BUMN Indonesia dan konsorsium perusahaan China.

Sebelumnya, 60% saham dipegang pihak Indonesia melalui PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), dan 40% oleh konsorsium China.Setelah pengambilalihan pada September nanti, Kementerian Keuangan memegang 60% saham KCIC. (Detik)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN