Petani Cabai Pantai Labu Jual Hasil Panen Langsung ke Warga, Harga Lebih Murah dari Pasar

Cabai dan bawang merah milik petani yang dijual langsung. (Foto: Sembiring/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Sejumlah petani cabai merah di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, memilih menjual langsung hasil panennya kepada masyarakat dengan harga Rp25.000 per kilogram.
Harga tersebut lebih murah dibandingkan harga cabai di sejumlah pasar di Lubuk Pakam yang mencapai Rp32.000 per kilogram.
Pantauan di lapangan, cabai merah di Pasar Bakaran Batu dan di kawasan Jalan Hasanuddin, Lubuk Pakam, dijual pedagang dengan harga sekitar Rp32.000 per kilogram.
Menurut keterangan petani, langkah menjual langsung hasil panen dilakukan karena harga beli dari pengepul dinilai terlalu rendah, bahkan di bawah Rp20.000 per kilogram.
“Jika kita jual dengan harga di bawah Rp20.000 per kilogram, dipastikan kita merugi dan tidak balik modal. Karena biaya menanam cabai merah butuh modal besar,” kata Tukimin, salah seorang petani cabai merah, Senin (16/3/2026).
Tukimin menjelaskan, keluarganya membuka lapak penjualan cabai merah di Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, yang berjarak sekitar tujuh kilometer dari rumahnya di Kecamatan Pantai Labu.
Selain menanam cabai merah, Tukimin juga membudidayakan bawang merah. Produk tersebut turut dijual di lapak yang sama, baik secara eceran maupun dalam jumlah besar.
Untuk bawang merah, Tukimin menjual dengan harga Rp27.000 per kilogram. Harga ini juga lebih rendah dibandingkan harga di pasar Lubuk Pakam yang mencapai sekitar Rp32.000 per kilogram.
Langkah serupa juga dilakukan petani lainnya, Supriadi. Ia membuka lapak penjualan cabai dan bawang merah di Desa Sekip, tepatnya sebelum Kantor Desa Sekip jika datang dari arah Lubuk Pakam menuju Pantai Labu.
Lapak tersebut menggunakan tenda berwarna biru dan melayani pembelian langsung oleh masyarakat.
“Biar ada untung sedikit dan bisa balik modal juga,” ujar Supriadi.
Para petani berharap dengan menjual langsung hasil panen, mereka bisa memperoleh harga yang lebih layak sekaligus memberikan pilihan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat. (hm25)























