Permintaan Semangka Naik saat Ramadan, Pedagang Lubuk Pakam Pasok dari Sergai

Pedagang semangka berjualan di pinggir jalan Desa Sekip, Lubuk Pakam. (Foto: Hendra Sembiring/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Permintaan buah semangka di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, meningkat selama bulan Ramadan. Sebagian besar semangka yang dijual para pedagang di wilayah tersebut dipasok langsung dari petani di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).
Pasokan semangka itu berasal dari Desa Lidah Tanah dan Desa Melati, Kecamatan Perbaungan, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi semangka di daerah tersebut.
Salah seorang pedagang semangka di Lubuk Pakam, Wiwik, mengatakan dirinya rutin mengambil pasokan langsung dari petani di kedua desa tersebut karena ketersediaannya melimpah dan harganya lebih bersaing.
“Di Kabupaten Sergai sangat banyak petani semangka, sehingga kebutuhan semangka yang kami jual di Lubuk Pakam berasal dari kedua desa tersebut,” kata Wiwik, Senin (16/3/2026).
Menurutnya, membeli langsung dari petani juga memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan mengambil barang dari agen.
Pedagang lainnya, Surya, menyebut selisih harga antara membeli dari petani dan melalui agen bisa mencapai sekitar Rp800 per kilogram.
“Kalau kita ambil dari agen, selisih harganya bisa sampai Rp800 per kilogram. Untungnya jadi tipis kalau beli dari agen,” ujarnya saat ditemui di lapak semangka di pinggir Jalan Lubuk Pakam-Pantai Labu, tepatnya di Desa Sekip.
Para pedagang mengakui permintaan semangka meningkat signifikan selama bulan Ramadan. Buah tersebut menjadi salah satu pilihan masyarakat sebagai menu berbuka puasa.
Salah seorang pedagang lainnya, Misnah, mengatakan penjualan semangka selama bulan puasa dapat meningkat hingga beberapa kali lipat dibandingkan hari biasa.
“Penjualan di bulan puasa bisa naik sampai empat kali lipat dibandingkan di luar bulan Ramadan,” katanya.
Misnah diketahui memiliki beberapa kios penjualan semangka yang tersebar di Kecamatan Lubuk Pakam dan Kecamatan Beringin. Dagangan semangkanya biasanya ditumpuk di pinggir jalan di Desa Sekip agar mudah terlihat oleh pembeli yang melintas.
Para pedagang berharap pasokan semangka dari petani di Sergai tetap stabil selama Ramadan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi hingga menjelang Lebaran. (hm25)






















