Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, Pemko Siantar Lakukan Ini

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbet Aruan. (Foto: Hamzah/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kota Pematangsiantar masih mengalami kenaikan. Kondisi ini telah dirasakan seluruh masyarakat, terutama pada komoditas pangan seperti beras, ayam, cabai, bawang, dan telur.
Untuk mengantisipasi kenaikan harga yang berpotensi mendorong inflasi, pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah, mulai dari pemantauan harga dan stok, operasi pasar, hingga menggelar pasar murah.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar, Herbet Aruan, menyampaikan hingga saat ini harga bahan pangan belum stabil dan masih terjadi kenaikan di pasaran.
"Harga bahan pangan yang masih naik drastis itu daging ayam dan cabai. Kalau untuk daging ayam terjadi kenaikan lantaran stok di pasaran menipis karena banyaknya permintaan," ujar Herbet Aruan, Rabu (9/9/2026).
Lanjut Herbet lagi, saat ini konsumsi daging ayam terjadi peningkatan seiring adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sehingga stok di pasar menipis.
"Kalau untuk daging ayam karena banyak permintaan dari MBG, kalau cabai ini kan faktornya alam," ujarnya lagi.
Sementara itu, lanjut Herbet lagi, dalam mengantisipasi inflasi di pasar, pihaknya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya telah melakukan beberapa langkah dengan membuka pasar murah.
"Saat ini upaya kita menekan inflasi dengan membuka pasar murah. Kemarin sudah kita buka pasar murah tiga hari di Pasar Horas dan nantinya akan kita adakan lagi," ujarnya.
Berdasarkan pantauan Mistar, Selasa (8/9/2026), harga ayam dibanderol antara Rp43.000 sampai Rp45.000 per kilogram. Harga tersebut turun setelah pada pekan lalu sempat tembus Rp50.000 per kilogram.
"Kemarin harga ada yang Rp48.000 sampai Rp50.000. Sekarang turun jadi Rp43.000, ada juga yang jual Rp45.000. Tiap lapak beda, tergantung berani tidak pedagang ngorbanin untung," kata Juli.
Adapun harga sembako lainnya yakni cabai rawit Rp60.000 sampai Rp65.000 per kilogram. Cabai merah juga belum turun, bertahan di angka Rp56.000 hingga Rp60.000 per kilogram, sementara cabai hijau di kisaran Rp32.000 sampai Rp40.000 per kilogram.
Bawang merah dan bawang putih belum ada pergerakan, masih Rp32.000 sampai Rp36.000 per kilogramnya. Dan harga tomat yang murah di kisaran Rp12.000 sampai Rp15.000 per kilogram.
Komoditas harian lainnya juga menunjukkan tren yang serupa. Kol dijual pada kisaran Rp7.000 hingga Rp8.000 per kilogram. Terong Rp10.000 per kilogram. Sawi putih Rp7.000 per kilogram. Timun Rp10.000 per kilogram. Wortel dipasarkan Rp15.000 per kilogram. Brokoli Rp22.000 hingga Rp25.000 per kilogram. Kentang Rp12.000 per kilogram. Sawi manis Rp5.000 per kilogram. (hm25)


































