Bulog Sumut Pastikan Stok Beras Aman Meski El Nino Mengancam

Pimpinan Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto. (Foto: Amita/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memastikan stok beras di Sumut dalam kondisi aman meski fenomena El Nino diprediksi berdampak pada sektor pertanian. Saat ini, cadangan beras Bulog Sumut mencapai 63.000 ton.
Pemimpin Wilayah (Pinwil) Bulog Sumut, Budi Cahyanto, mengatakan meskipun El Nino menjadi tantangan global, kondisi di Sumut masih didukung curah hujan yang cukup.
“Sebenarnya kalau kita lihat, hari ini pun masih hujan. Artinya El Nino sesuatu yang perlu kita waspadai, tapi tidak perlu kita takuti. Stok Bulog sangat kuat, ada 63.000 ton,” kata Budi, Kamis (7/5/2026).
Menurut Budi, jumlah stok beras di angka 63.000 ton dinilai sangat aman untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar.
Budi menjelaskan Bulog menerapkan sistem revolving atau perputaran stok secara dinamis untuk menjamin kualitas beras tetap prima.
“Kita maunya revolving agar berasnya selalu bagus dan fresh. Sambil menyalurkan, kami terus melakukan pembelian. Hari ini pun ada truk masuk untuk pengadaan, dan stok bisa ditambah lagi dari wilayah lain jika diperlukan,” ucapnya.
Sebagai langkah antisipasi struktural, pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen perlindungan sosial jika dampak El Nino mulai menekan daya beli masyarakat. Selain program reguler, inisiatif bantuan pangan khusus juga telah disiapkan.
“Setelah selesai bantuan pangan yang berjalan ini, pemerintah memiliki inisiatif bantuan pangan lanjutan khusus untuk El Nino. Selain itu, program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) terus kami lancarkan ke pasar-pasar,” ujar Budi.
Dengan total cadangan beras nasional yang kini mencapai 5,2 juta ton, Bulog memastikan distribusi pangan ke seluruh pelosok negeri, termasuk Sumatera Utara, tidak akan terhambat.
Ketersediaan stok yang melimpah ini diharapkan dapat meredam spekulasi pasar dan mencegah lonjakan harga yang drastis di tingkat konsumen. Bulog Sumut berkomitmen terus memantau ketersediaan di pasar tradisional agar masyarakat tetap bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau. (hm25)




















