468 Pelaku UMKM dari 5 Daerah Ikuti Pelatihan Pemulihan Usaha Pascabencana di Tapteng

Kadis Koperasi dan UKM Tapteng, Erman Syahrin Lubis, bersama narasumber ahli di bidang keuangan dan perbankan usai membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana Regional II Sumatera Utara. (foto: feliks/mistar)
Tapteng, MISTAR.ID - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Wirausaha Terdampak Bencana Regional II Sumatera Utara.
Kegiatan ini diikuti 468 pelaku UMKM dari lima kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Tapteng, Kabupaten Tapanuli Utara, Kota Sibolga, Kabupaten Humbang Hasundutan, dan Kabupaten Pakpak Bharat.
Tujuan kegiatan ini sebagai langkah pemerintah dalam menunjukkan komitmennya untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana.
Tempat pelatihan dibagi ke dalam tiga lokasi yakni khusus untuk mengoptimalkan materi, yaitu Kelas Pembiayaan di PIA Hotel Pandan, Kelas Akses Pasar di Hotel Hasian, dan Kelas Produksi di STPK Matauli Pandan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tapteng, Erman Syahrin Lubis, mengatakan bencana membawa dampak signifikan bagi keberlangsungan usaha warga, mulai dari kerusakan fisik hingga penurunan modal.
"Ketika bencana terjadi, tidak sedikit pelaku usaha yang menghadapi kerusakan tempat usaha, kehilangan peralatan produksi, penurunan ekonomi, serta terhambatnya kegiatan produksi dan pemasaran," ujar Erman Syahrin Lubis saat membuka acara di PIA Hotel Pandan, Jumat (30/10/2026).
Ia menegaskan pemulihan UMKM merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan pendekatan holistik, tidak sekadar bantuan darurat.
"Pemulihan tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan, tetapi juga harus diikuti dengan pendampingan dan pelatihan permodalan dan akses pasar, serta dukungan agar para pelaku UMKM dapat kembali menjalankan usahanya secara berkelanjutan," katanya.
Sebagai langkah konkret, lanjutnya, Pemkab Tapteng terus mendorong pembinaan dan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku usaha di lapangan, termasuk menghadirkan layanan pendampingan khusus.
Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Kabupaten Tapteng akan terus berupaya mendorong kebangkitan para pelaku UMKM melalui pembinaan, pendampingan, serta fasilitasi pemulihan usaha sesuai dengan kebutuhan program yang tersedia.
"Salah satu upayanya adalah melalui penguatan layanan pendampingan, termasuk Klinik UMKM Bangkit, sebagai wadah informasi, konsultasi, dan pendampingan," ucapnya.
Di kesempatan itu, Erman juga memberi motivasi kepada seluruh peserta agar tetap optimistis dan beradaptasi dengan tantangan pascabencana.
Ia memastikan kepada seluruh pelaku UMKM yang terdampak bencana, bahwa pemerintah hadir untuk terus berupaya mendukung proses pemulihan sesuai dengan kewenangan dan program yang tersedia.
"Kami mengajak bapak dan ibu untuk tetap semangat, terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat jejaring usaha," tuturnya.
Rangkaian acara ini turut menghadirkan sejumlah narasumber ahli di bidang keuangan dan perbankan, di antaranya Asisten Manajer Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara, Amri Anafi dengan materi yang disampaikan tentang penguatan literasi dan kesiapan keuangan usaha melalui pencatatan keuangan digital dan pemahaman Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Konsultan Pengembangan UMKM KPw Bank Indonesia Sibolga, Sindy Tarigan, dengan materi yang disampaikan tentang pengelolaan keuangan usaha dan pengenalan fitur pencatatan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK).
Senior Vice President of MSME, Josua Sloane, dengan materi yang disampaikan tentang akses pembiayaan untuk mendukung pemulihan UMKM terdampak bencana.
Pemimpin Seksi Konsumer dan Dana Bank Sumut KC Pandan, Josua Viktor Parasian Hutapea, dengan materi yang disampaikan tentang perluasan wawasan akses pembiayaan dan Solusi perbankan untuk mendukung pemulihan UMKM terdampak bencana.
PREVIOUS ARTICLE
Bulog Bentuk Satgas Khusus, Cegah Penyalahgunaan Distribusi SPHPBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER









































