Murama Lolos ke Top 11 Dangdut Academy 8, Raih Tiga Standing Ovation

Murama Lolos ke Top 11 Dangdut Academy 8, Raih Tiga Standing Ovation. (foto ilustrasi:wikipedia/kapanlagi/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (29/10/2026) — Murama, peserta asal Sijunjung, Sumatera Barat, berhasil melaju ke Top 11 Dangdut Academy 8 (DA8) setelah melewati Top 12 Result Malam Ketiga, Rabu (28/10/2026). Penampilannya membawakan lagu Tangis Bahagia mendapat tiga standing ovation (SO) dari dewan juri.
Tiga juri yang memberikan SO adalah Soimah, Wika Salim, dan Elvy Sukaesih. Sementara itu, Ivan Gunawan tidak memberikan SO dan mendorong Murama agar lebih berani mengeksplorasi penampilannya.
Keberhasilan tersebut semakin menarik perhatian karena Murama mendapat dukungan langsung dari masyarakat dan sejumlah pejabat Kabupaten Sijunjung.
Murama Raih Tiga Standing Ovation di DA8
Penampilan Murama menjadi salah satu sorotan Top 12 Result Malam Ketiga. Apresiasi dari tiga juri menunjukkan respons positif terhadap penampilannya, meski evaluasi tetap diperlukan untuk menghadapi babak selanjutnya.
Usai menerima apresiasi, Murama melakukan sujud syukur. Momen itu menandai kebahagiaannya setelah melewati salah satu tahap penting kompetisi dangdut tersebut.
Dukungan Warga Sijunjung Mengalir
Dukungan untuk Murama terlihat dari kehadiran Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Ketua DPRD Sijunjung Rengga Wana Putra, serta warga Minang di Studio 5 Indosiar.
Di kampung halaman, masyarakat juga menggelar kegiatan nonton bareng untuk menyaksikan perjuangan Murama. Antusiasme tersebut memperlihatkan bagaimana kiprah peserta DA8 menjadi kebanggaan masyarakat daerah.
Meski demikian, dukungan publik perlu diimbangi dengan penampilan yang konsisten. Dalam kompetisi ini, virtual gift menjadi faktor penting dalam menentukan peserta yang berhak melaju ke babak berikutnya.
Persaingan Top 11 Dangdut Academy 8 Makin Ketat
Pada fase Top 12, peserta dibagi ke dalam tiga tim bimbingan Melly Lee, Fildan, dan Selfi Yamma. Rangkaian kompetisi berlangsung selama tiga malam show dan tiga malam result.
Akumulasi virtual gift dari rangkaian tersebut menjadi salah satu penentu kelolosan peserta. Mekanisme ini membuat persaingan tidak hanya bergantung pada penampilan di panggung, tetapi juga partisipasi pemirsa.
Setelah lolos ke Top 11, Murama menghadapi tantangan baru untuk menjaga kualitas vokal sekaligus mengembangkan penampilan panggungnya.
Standing Ovation Bukan Jaminan Kelolosan
Tiga standing ovation menjadi pencapaian Murama, tetapi apresiasi juri tidak otomatis menentukan hasil kompetisi. Sistem virtual gift turut memainkan peran penting dalam mekanisme kelolosan Top 12.
Tantangan berikutnya juga menuntut kemampuan lebih dari sekadar bernyanyi. Tema Sing and Dance mengharuskan peserta memadukan vokal, gerak, penguasaan panggung, dan stamina agar penampilan tetap maksimal.
Bagi Murama, konsistensi menjadi kunci untuk mempertahankan momentum setelah mendapat perhatian juri dan dukungan besar dari Sijunjung.
Kelolosannya ke Top 11 menjadikan Murama salah satu peserta yang patut diperhatikan dalam perjalanan DA8. Mampukah ia mempertahankan performa dan melangkah lebih jauh di kompetisi dangdut Indosiar ini?
(liputan6/jurnalsumber/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Vino G Bastian Ungkap Kisah Haru Ibunda dan Buya HamkaBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER









































