400 PPPK Paruh Waktu Toba Perpanjang Kontrak, PPPK Reguler Menyusul 2027

Kepala BKPSDM Kabupaten Toba, Donald Simanjuntak. (Foto: Nimrot/Mistar)
Toba, MISTAR.ID (30/10/2026) — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Toba menyatakan sebanyak 400 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu telah menandatangani perpanjangan kontrak kerja pada Oktober 2026. Sementara untuk PPPK reguler, baru 51 orang yang melakukan perpanjangan kontrak.
Kepala BKPSDM Kabupaten Toba, Donald Simanjuntak, mengatakan perpanjangan kontrak bagi PPPK paruh waktu dapat dilakukan secara keseluruhan karena penandatanganan dilakukan sekali dalam setahun. Sementara untuk PPPK reguler, penandatanganan dilakukan per lima tahun.
"Jadi, belum seluruhnya masa tugas PPPK genap lima tahun, sehingga angkatan 2021 sebanyak 51 orang yang telah menandatangani kontrak kerja. Selebihnya angkatan rekrutmen tahun 2022, 2023, 2024, dan 2025 masih harus menunggu masa kerja lima tahun," ujar Donald, Jumat (30/10/2026).
Menurut Donald, total PPPK yang belum menandatangani perpanjangan kontrak karena belum genap lima tahun masa kerja sebanyak 1.847 orang dari total 1.898 orang PPPK yang bertugas di Kabupaten Toba. Jumlah ini akan berkurang pada 2027 karena akan dilakukan penandatanganan untuk angkatan 2022.
"Untuk angkatan 2022, proses penandatanganan perpanjangan kontrak lima tahun ke depan akan mulai dilaksanakan pada Februari 2027," ucapnya.
Donald menambahkan, Pemerintah Kabupaten Toba saat ini belum ada rencana memberhentikan kontrak kerja PPPK paruh waktu maupun PPPK reguler karena kinerja mereka hingga saat ini masih sesuai ketentuan berdasarkan evaluasi.
"Sebelum melakukan penandatanganan, terlebih dahulu dilakukan evaluasi selama setahun untuk paruh waktu dan lima tahun untuk PPPK. Sejauh ini mereka masih bekerja dengan baik, tetapi kita tidak mengetahui apakah ada perubahan regulasi dari Badan Kepegawaian Negara yang harus dilakukan oleh kabupaten," tuturnya.(hm02)
PREVIOUS ARTICLE
Bobby Nasution Minta Proyek Turap di Nias Dikebut Jelang NataruBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER








































