UNESCO Tetapkan 25 Situs Baru Warisan Dunia, Salah Satunya Candi Tanpa Bayangan

Candi Tanpa Bayangan di Provinsi Nakhon Si Thammarat, Tailan, masuk sebagai salah satu Warisan Dunia oleh UNESCO. (Foto: Detik Travel)
Nakhon Si Thammarat, MISTAR.ID – UNESCO menetapkan 25 situs baru sebagai Warisan Dunia, Jumat (7/8/2026). Salah satunya adalah Wat Phra Mahathat Woramahawihan di Provinsi Nakhon Si Thammarat, Tailan.
Biara kerajaan yang telah berdiri sejak abad ke-8 itu menjadi perhatian karena nilai sejarah, budaya, serta fenomena unik yang hingga kini masih menjadi misteri.
Mengutip situs pariwisata Tailan, kompleks candi tersebut memiliki ikon utama berupa Phra Borommathat Chedi, stupa bergaya Lanka dengan tinggi mencapai 55,78 meter. Bagian puncaknya dilapisi emas murni, sementara di dalamnya tersimpan relik suci Buddha.
Stupa yang dibangun oleh Phra Chao Si Thammasokarat pada 1176 itu menjadi tempat ibadah penting bagi umat Buddha. Banyak peziarah mempersembahkan benda-benda berharga sebagai bentuk penghormatan, serta mengikuti tradisi tahunan membungkus stupa dengan kain suci yang diyakini membawa berkah dan mengabulkan doa.
Di balik kemegahannya, Phra Borommathat Chedi dikenal dengan sebutan "Candi Tanpa Bayangan". Sebutan itu muncul karena stupa tersebut dipercaya tidak menampilkan bayangan di permukaan tanah meski terkena sinar matahari dari berbagai arah.
Fenomena tersebut hingga kini masih menjadi perbincangan. Belum ada penjelasan ilmiah yang dapat memastikan penyebabnya, sehingga keberadaan stupa itu kerap disebut sebagai salah satu daya tarik paling unik di Tailan.
Selain stupa utama, kawasan Wat Phra Mahathat Woramahawihan juga memiliki sejumlah wihan bersejarah dan patung pelindung suci Chatukam Ramathep yang dikenal luas oleh masyarakat.
Perpaduan nilai sejarah, arsitektur, serta tradisi keagamaan yang terus lestari selama berabad-abad menjadi salah satu alasan situs ini kini masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.[]
























