Sunday, August 16, 2026
home_banner_first
WISATA

Jalur ke Wae Rebo Ditutup Usai Gempa M 7,7 di NTT

Mistar.idMinggu, 16 Agustus 2026 pukul 12.51 WIB
jalur_ke_wae_rebo_ditutup_usai_gempa_m_77_di_ntt

Wae Rebo di abupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Netral News)

news_banner

Manggarai, MISTAR.ID – Objek wisata Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditutup sementara setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu (15/8/2026).

Penutupan dilakukan karena gempa berpotensi memicu longsor di sepanjang jalur trekking menuju Wae Rebo.

"Potensi longsor karena gempa. Jalur trekking belum dipastikan aman," kata Ketua Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo, Mikael Tonso, Minggu (16/8/2026) pagi, dikutip dari detikBali.

Menurut Mikael, akses wisata sudah ditutup tak lama setelah gempa terjadi. Sampai saat ini, pengelola belum menentukan kapan Wae Rebo dibuka kembali. Setidaknya, pihak Wae Rebi masih harus memastikan kondisi jalur trekking serta bangunan di kawasan tersebut aman.

Pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh sebelum wisatawan diizinkan kembali berkunjung.

"Setelah survei jalur trekking dan pengecekan rumah niang secara menyeluruh, nanti baru akan di-update lagi kapan buka," ujar Mikael.

Wae Rebo berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Desa ini populer dengan julukan "surga di atas awan" dan menjadi rumah bagi tujuh bangunan adat Mbaru Niang yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Tak hanya menawarkan pemandangan alam, Wae Rebo juga menjadi salah satu tujuan wisata budaya di NTT. Pengunjung dapat melihat langsung kehidupan masyarakat setempat sekaligus mengenal tradisi dan rumah adat yang masih dipertahankan. (Detik)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN