Thursday, August 13, 2026
home_banner_first
WISATA

Liburan ke Jepang, Harga Tiket Disneyland dan Taman Hiburan Makin Mahal

Mistar.idKamis, 13 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB
liburan_ke_jepang_harga_tiket_disneyland_dan_taman_hiburan_makin_mahal

Tokyo Disneyland di Jepang menaikkan harga tiket masuk. (foto: AFP/Mistar)

news_banner

Tokyo, MISTAR.ID - Bagi wisatawan yang berencana berlibur ke Jepang dan mengunjungi taman hiburan di Negeri Sakura, sebaiknya menyiapkan anggaran lebih. Pasalnya, sejumlah taman hiburan populer di Jepang mulai menaikkan harga tiket masuk.

Jepang memiliki sejumlah taman hiburan kelas dunia, di antaranya Tokyo Disneyland, Tokyo DisneySea, dan Universal Studios Japan (USJ). Berdasarkan riset Teikoku Databank pada 2026, sebanyak 32 dari 101 taman hiburan di Jepang telah menaikkan tarif masuk hingga Juli 2026.

Kenaikan tersebut tidak terlepas dari semakin banyaknya taman hiburan yang menerapkan sistem dynamic pricing. Melalui sistem ini, harga tiket dapat berubah berdasarkan sejumlah faktor, seperti waktu pembelian, musim liburan, hari kunjungan, hingga tingkat permintaan.

Kebijakan serupa diterapkan Universal Studios Japan (USJ) di Osaka. Seperti dilansir Asia One, mulai 1 Juli 2026, harga tiket USJ disesuaikan setiap hari berdasarkan tingkat permintaan.

USJ pun menyarankan pengunjung membeli tiket lebih awal untuk mendapatkan harga yang berpotensi lebih rendah. Sebaliknya, pembelian tiket pada hari kunjungan dapat membuat harga meningkat apabila permintaan sedang tinggi.

Kondisi serupa juga dirasakan pengunjung Tokyo Disneyland dan Tokyo DisneySea. Tokyo Disney Resort telah menerapkan sistem dynamic pricing sejak 2021.

Pada Juli 2026, operator Tokyo Disney Resort, Oriental Land, mengumumkan kenaikan harga maksimum tiket dewasa untuk kunjungan satu hari hingga 1.500 yen atau sekitar Rp168 ribu mulai Oktober mendatang.

Dengan kebijakan tersebut, harga tiket masuk dapat mencapai 12.400 yen atau sekitar Rp1,38 juta. Kenaikan ini menjadi yang pertama bagi Tokyo Disney Resort dalam tiga tahun terakhir.

Harga tiket Tokyo Disney Resort juga tetap bergantung pada sejumlah faktor, termasuk waktu kunjungan, musim, serta tingkat permintaan wisatawan.

Juru bicara Oriental Land mengatakan kenaikan tarif dilakukan untuk mengimbangi meningkatnya beban perusahaan, terutama akibat kenaikan biaya tenaga kerja dan administrasi.

Temuan Teikoku Databank juga menunjukkan kenaikan harga tiket berkaitan dengan meningkatnya biaya operasional, termasuk biaya listrik dan tenaga kerja.

Teikoku Databank memperkirakan tarif masuk berbagai taman hiburan di Jepang masih berpotensi meningkat setelah 2026. Namun, kenaikan tersebut kemungkinan tidak diterapkan secara seragam kepada seluruh pengunjung.

Para operator taman hiburan diperkirakan akan semakin mengandalkan strategi harga yang fleksibel. Bentuknya antara lain menyediakan lebih banyak pilihan tiket dengan tarif berbeda, menyesuaikan harga berdasarkan permintaan, serta memberikan penawaran khusus bagi wisatawan.

Strategi tersebut dinilai dapat membantu pengelola taman hiburan mempertahankan profitabilitas di tengah meningkatnya biaya operasional.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN