Friday, August 7, 2026
home_banner_first
SUMUT

Sempat Viral! Jalan Rusak Dekat Yaspen Teladan Binjai Diperbaiki Agustus

Mistar.idJumat, 7 Agustus 2026 pukul 20.46 WIB
sempat_viral_jalan_rusak_dekat_yaspen_teladan_binjai_diperbaiki_agustus

Kondisi jalan rusak di dekat sekolah Yaspen Teladan, Pasar Tavip Binjai. (foto: bayu/mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID - Setelah ramai dikeluhkan warga dan viral di media sosial, jalan rusak di sekitar Yayasan Pendidikan (Yaspen) Teladan, Pasar Tavip, Binjai, dipastikan segera diperbaiki. Pemerintah Kota Binjai menjadwalkan pengerjaan dimulai Agustus 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp5 miliar.

Kepastian tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi saat meninjau langsung kondisi jalan mulai dari Jalan Wahidin hingga kawasan dekat Yaspen Teladan, Pasar Tavip, Jumat (7/8/2026).

"Kami dari Pemerintah Kota Binjai turun ke sini untuk meninjau langsung lokasi sekaligus memastikan kesiapan teknis, termasuk proses tender dan perencanaan pekerjaan perbaikan jalan," ujar Hasanul.

Ia memastikan pengerjaan proyek akan dimulai pada Agustus ini. Pemerintah juga meminta masyarakat bersabar karena perbaikan ruas jalan tersebut segera dilaksanakan.

"Rencananya bulan Agustus ini pengerjaan sudah akan dimulai. Kami minta masyarakat bersabar karena perbaikan jalan ini dipastikan segera dilaksanakan," katanya.

Hasanul menjelaskan, perbaikan tidak hanya dilakukan pada badan jalan, tetapi juga mencakup pembenahan sistem drainase. Saluran air akan diperbaiki dengan pengecoran di sisi drainase agar aliran air lebih lancar dan tidak kembali menggenangi jalan.

Selain kawasan Pasar Tavip, Pemko Binjai juga merencanakan perbaikan sejumlah ruas jalan lainnya, termasuk di Kelurahan Berngam. Hasanul menyebut sebagian besar dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun ini dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kota Binjai Wahyu Umara mengatakan, proyek perbaikan jalan tersebut memiliki anggaran sekitar Rp5 miliar dengan panjang penanganan sekitar 300 meter.

Sebelumnya, kondisi jalan tersebut ramai diperbincangkan setelah warga mengeluhkan banyaknya lubang yang mengganggu aktivitas. Saat hujan, genangan air menutupi permukaan jalan sehingga lubang sulit terlihat dan membahayakan pengguna jalan.

"Kalau sudah hujan, jalan ini mirip kolam pancing. Lubang-lubangnya tertutup air sehingga sangat membahayakan pengguna jalan," ujar Ruslan, warga setempat. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN