Sawah Terendam Banjir, Warga Cinta Air Perbaungan Minta Sungai Dinormalisasi

Sawah di Desa Cinta Air, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), terendam banjir, Kamis (5/11/2026). (Foto: Hendra/Mistar)
Serdang Bedagai, MISTAR.ID – Sejumlah areal persawahan milik warga Desa Cinta Air, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), terendam banjir, Kamis (5/11/2026).
Warga meminta pemerintah segera mengeruk dan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan.
Banjir yang merendam persawahan diduga terjadi akibat meluapnya air sungai di wilayah tersebut. Menurut warga, sungai itu sudah cukup lama tidak dilakukan pengerukan maupun normalisasi.
Akibatnya, ketika hujan turun dan debit air meningkat, sungai tidak mampu menampung aliran air sehingga meluap ke kawasan persawahan dan permukiman warga.
"Begitu ada hujan, air sungai meluap. Korbannya tentu sawah milik warga yang berada di dekat sungai. Bukan hanya sawah, rumah warga di sekitarnya juga ikut terendam, meski ketinggian air hanya sebatas mata kaki orang dewasa," ujar warga setempat, Masudi.
Kondisi tersebut membuat petani khawatir mengalami kerugian. Pasalnya, tanaman padi di areal persawahan yang terendam banjir baru berusia sekitar satu minggu setelah ditanami. Petani pun terancam kehilangan modal yang telah dikeluarkan untuk pengolahan lahan dan penanaman.
Warga berharap Bupati Serdang Bedagai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sergai, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, serta Camat Perbaungan segera turun ke lokasi untuk melihat kondisi sungai dan melakukan pengerukan maupun normalisasi.
Mereka meminta penanganan segera dilakukan agar banjir serupa tidak terus berulang dan merugikan petani maupun masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.
"Kasihan petani kecil, Pak. Modal sudah habis, sekarang terkena banjir lagi," ucap warga lainnya, Mariono.[]
PREVIOUS ARTICLE
Persoalan Banjir di Jalan Garuda Perumnas Mandala, Akhirnya Ditangani Pemkab Deli Serdang










































