ODGJ Marak di Dairi, Warga Desak Bupati Vickner Sinaga Lakukan Penertiban

ODGJ berkeliaran di depan salah satu toko ritel di Sidikalang.(Foto: Manru/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) kian marak dan meresahkan warga masyarakat Kabupaten Dairi. Apalagi, ODGJ tersebut kerap berkeliaran di tempat belanja dan tempat usaha vital. Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, warga mendesak Bupati Dairi Vickner Sinaga melakukan penertiban.
"Baunya menyengat, jorok, mengganggu, dan suka minta uang lagi. Jangan-jangan akhirnya mengganggu orang. Kalau permintaannya tidak dipenuhi, bisa ngamuk kali ya," kata warga yang sedang berbelanja di toko ritel depan Kantor Bupati Dairi, Rabu (8/4/2026).
Menanggapi itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Dairi, Daud Tumpal Pasaribu, mengaku bahwa Pemkab Dairi sudah membentuk Tim Penanganan Kesehatan Jiwa Masyarakat.
"Tim (yang sudah dibentuk sejak 2023) ini melibatkan stakeholder. Puskesmas di kecamatan pun sudah ada perawat kesehatan jiwa yang menangani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan jiwa. Anggota tim punya tupoksi masing-masing. Jika ada ODGJ berkeliaran dan cenderung mengganggu, maka ada anggota tim yang menertibkan dan membawa ke rumah singgah atau fasilitas kesehatan untuk dilakukan layanan sesuai standar," kata Tumpal.
Tumpal mengakui saat ini rumah singgah khusus ODGJ belum beroperasi karena masih pembenahan. Sementara rumah singgah yang lama sudah dibongkar dan akan dijadikan lokasi Sekolah Rakyat.
"Istilah ODGJ digunakan dalam dunia kesehatan. Dinas Sosial sendiri mengenal istilah disabilitas mental. Dinsos Dairi, berdasarkan laporan dan informasi yang kami terima, senantiasa melakukan penanganan terhadap disabilitas mental," kata Tumpal.
Pantauan Mistar di lapangan, sejumlah orang yang diduga ODGJ marak berkeliaran di sepanjang Jalan Sisingamangaraja Sidikalang dan seputaran pusat pasar.
PREVIOUS ARTICLE
Pendapatan Pemkab Toba 2025 Capai 94,71 Persen dari Target





















