Friday, September 18, 2026
home_banner_first
SUMUT

Genjot Ekonomi Petani, Pemkab Taput Tanam 2,2 Juta Batang Kopi Arabika Serentak

Mistar.idJumat, 18 September 2026 pukul 16.30 WIB
genjot_ekonomi_petani_pemkab_taput_tanam_22_juta_batang_kopi_arabika_serentak_

Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Hutabarat memimpin jalannya penanaman kopi serentak.(Foto: ist/mistar.id)

news_banner

Tarutung, MISTAR.ID (18/9/2026) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara resmi meluncurkan Gerakan Tanam Serentak Pengembangan Kawasan Kopi Arabika sebanyak 2,2 juta batang. Kegiatan dipusatkan di Desa Jambur Nauli, Kecamatan Tarutung, Jumat (18/9/2026).

Gerakan ini digelar serentak di sembilan kecamatan sebagai komitmen Pemkab Taput dalam memperkuat sektor pertanian unggulan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Penanaman massal dipimpin langsung Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Hutabarat. Dalam arahannya, Bupati menegaskan gerakan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret membangun ekosistem pertanian yang maju, modern, berbasis teknologi, dan berkelanjutan.

Pemkab Taput mencatat, luas tanaman kopi arabika pada 2025 telah mencapai 16.922,57 hektare dengan produksi 15.998,96 ton. Melalui gerakan ini, pemerintah menargetkan perluasan kawasan menjadi 19.252 hektare pada 2026.

Bupati juga menekankan pentingnya pendampingan menyeluruh agar manfaat ekonomi dirasakan langsung petani.

"Pengembangan kopi tidak boleh berhenti pada tahap penanaman saja. Harus dikawal hingga panen, pascapanen, dan pemasaran agar memberikan nilai tambah serta meningkatkan pendapatan petani," ujar Jonius.

Kepala Dinas Pertanian Taput Victor Siagian menjelaskan, pengembangan kawasan kopi seluas 2.000 hektare ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Tapanuli Utara, Kementerian Pertanian RI, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Program ini dirancang untuk mengoptimalkan lahan produktif dan meningkatkan daya saing komoditas lokal.

Penyaluran 2,2 juta bibit dilakukan secara bertahap. Tahap awal sebanyak 845 ribu batang telah disalurkan kepada kelompok tani penerima manfaat. Tahap kedua sebanyak 510 ribu batang dan tahap ketiga 845 ribu batang akan segera menyusul.

Gerakan tanam serentak ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Tapanuli Utara dengan tema "Pertanian Berkelanjutan, Ekonomi Tapanuli Utara Maju". Melalui penguatan komoditas unggulan ini, Pemkab Taput optimistis kopi arabika mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah. (hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN